Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Tarawih Berjemaah di Masjid dan Kegiatan Ramadan Lainnya Boleh Dilaksanakan di Kudus

Penerapan protokol kesehatan di Masjid Darul Ilmi, Kampus UMK Kudus saat ibadah salat Jumat beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus memberi lampu hijau pelaksanaan salat tarawih berjemaah di masjid-masjid di Kota Kretek.

Namun, pelaksanaannya diimbau tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Boleh saja, namun dengan protokol kesehatan yang ketat,” Sekretaris MUI Kudus, Suudi, Kamis (8/4/2021).

Pihaknya pun berpesan kepada masyarakat agar dalam pelaksanaannya nanti, turut membawa perlengkapan salatnya masing-masing. Sehingga bisa mencegah penyebaran penularan virus corona.

“Supaya lebih aman, bisa membawa (perlengkapan salat) dari rumah sendiri,” ujarnya.

Pihaknya pun turut mengajak umat muslim di Kudus untuk terus dan tak bosan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

“Saat ini kan trennya sudah berangsur menurun, mari semakin perketat protokol kesehatannya,” jelas dia.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menjelaskan jika Pemerintah Kabupaten Kudus juga turut memperbolehkan pelaksanaan salat tarawih dan kegiatan ramadan lainnya.

Hanya, tetap diimbau dengan menerapkan protokol kesehatan. “Boleh saja, asal harus dengan protokol yang ketat,” ucap Hartopo.

Penerapannya, kata dia, adalah seperti membatasi jumlah jemaah, mengatur jarak salat, hingga protokol utama lainnya seperti mencuci tangan dan memakai masker. “Di zona kuning tidak masalah asal tetap prokesnya,” terangnya.

Pihaknya akan mengeluarkan surat edaran terkait pengaturan prokes selama bulan suci Ramadan. Sehingga tetap bisa menekan angka penularan Covid-19 tanpa mengesampingkan ibadah. “Mungkin pekan depan sudah keluar surat edarannya,” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...