Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mobilio Seruduk Vario di Jalan Srageng-Ngawi, Pengendara Meninggal Seketika

ILUSTRASI

MURIANEWS, Sragen — Seorang pengendara vario bernama Dewi, (28), warga Dukuh Pule RT 01, Desa/Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur meninggal setelah terseruduk mobil mobilio Jalan Sragen-Ngawi.

Kecelakaan maut yang terjadi sekitar pukul 07.00 WIB itu membuat gempar warga setempat. Apalagi, korban sempat terseret dan baru terhenti setelah menabrak pohon usai pengemudi mobilio hilang kendali.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto kepada Solopos.com, Rabu siang, menjelaskan peristiwa itu terjadi di depan rumah Juwadi di Dukuh/Desa Banaran RT 023, Sambungmacan.

Dia mengatakan kecelakaan lalu lintas itu melibat mobil Honda Mobilio berpelat AD 9094 QT yang dikemudikan Fadli Nur Hidayat, (23), warga Demakan, Pilangsari, Sragen dengan motor Honda Vario berpelat nomor AE 5738 JN yang dikemudikan Dewi, (28), warga Mantingan, Ngawi, Jawa Timur.

Irwan menjelaskan peristiwa nahas itu bermula mobil Honda Mobilio berwarna putih dan Vario melaju dari arah yang sama, dari arah Ngawi ke Sragen atau dari Timur ke barat, dengan posisi motor berada di depan.

“Menjelang mendekati lokasi kejadian, tiba-tiba pengemudi mobil Honda Mobilio tidak bisa menguasai laju kendaraan dan akhirnya membentur bagian belakang motor yang dikendarai warga Mantingan itu. Motor dan pengendaranya terseret mobil hingga masuk ke jalur berlawanan dari arah Sragen-Ngawi (barat ke timur) dan berhenti setelah menabrak pohon di bahu jalan sebelah utara dan pagar rumah milik warga setempat,” jelasnya.

Pagar rumah yang ditabrak itu milik Sarjunanto di Dukuh/Desa Banaran RT 024, Sambungmacan, Sragen. Kondisi motor vario remuk dan ringsek.

Sementara pengendara motor tergeletak di jalan dengan kondisi memprihatinkan. Korban kecelakaan itu dievakuasi petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen.

Wakil Ketua I PMI Sragen, Soewarno, mengatakan korban perempuan itu meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah, leher patah, dan lainnya. Sementara kondisi pengemudi mobil mengeluh pusing, sesak napas, dan lecet di bagian lutut.

Dia mengatakan tim PMI meluncur ke lokasi kejadian setelah dihubungi anggota Polri.

“Evakuasi dilakukan. Pengemudi mobil dievakuasi ke Puskesmas Sambungmacan 2. Sementara korban meninggal dievakuasi ke Instalasi Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Dalam evakuasi petugas mengenakan alat pelindung diri lengkap sesuai protokol kesehatan Covid-19,” ujarnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...