Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gelar Razia, Petugas Temukan Sejata Tajam Hingga Ketapel di LP Sragen

Barang-barang hasil razia napi dan tahanan oleh tim gabungan digelar di meja dalam kompleks Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Sragen, Selasa (7/4/2021) malam. (Solopos-Tri Rahayu)

MURIANEWS, Sragen — Petugas gabungan menggelar Razia di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A, Selasa (6/4/2021). Dalam razia yang difokuskan pada obat-obatan terlarang dan narkoba itu, petugas justru mendapati senjata tajam hasil modifikasi, tongkat, hingga ketapel.

Dikutip dari Solopos.com, razia dipimpin langsung oleh Kepala LP Kelas IIA Sragen Purwoko Suryo Pranoto mulai pukul 20.30 WIB. Dalam Razia tersebut, pihaknya juga menggandeng Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan), dan Polres Sragen.

Sebelum razia, semua personel menggelar apel di luar LP untuk teknis penggeledehan di blok napi yang dihuni sebanyak 507 napi dan tahanan itu.

Tim yang terdiri atas 35 personel LP Kelas IIA Sragen, delapan personel dari Rupbasan, dan tiga personel Polres Sragen itu dibagi menjadi dua tim. Tim bergerak melakukan penggeledahan di saat hujan turun pada Selasa malam itu.

Penggeledahan dilakukan dihampir semua kamar di enam blok dalam LP itu. Kepala LP Kelas IIA Sragen Purwoko Suryo Pranoto melalui Kasi Pembinaan Nara Pidana dan Anak Didik LP Kelas IIA Sragen, Agus Hascahyo, mengumpulkan barang bukti hasil penyitaan di meja depan aula LP Kelas II Sragen.

Semua barang bukti digelar di meja tersebut. Barang bukti itu di antaranya sendok sebanyak lima buah, gunting tiga buang, modifikasi senjata tajam dua buah, korek gas 12 buah, ketapel satu buah, kartu remi satu set, kartu domino satu set, penyangga obat nyamuk bakar 18 buah, botol kaca satu buah, alat tato satu buah, engsel pintu lima buah, sabuk, tongkat, kompor buatan dari kaleng bekas cat, dan seterusnya.

“Ini razia insidental karena ada perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Razia ini serentak dilakukan di seluruh LP se-Indonesia dan dirangkaikan dengan kegiatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57. Dalam razia di Sragen tidak ditemukan barang-barang narkoba tetapi menemukan sejumlah modifikasi senjata tajam dan barang lainnya,” ujar Agung Hascahyo seusai razia.

Agung menerangkan selama razia dan penggeledehan tidak ada napi atau tahanan yang melawan dan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Barang-barang hasil temuan tim razia itu, ujar Agung, digunakan para napi dalam aktivitas sehari-hari, misalnya gunting untuk membuat kerajinan tangan para penghuni LP.

Dia mengatakan barang-barang itu disita karena berpotensi membahayakan napi, seperti sajam berupa gunting dan modifikasi pisau dan benda logam lainnya. Dia menerangkan korek api juga disita karena bisa membahayakan.

“Jadi untuk narkoba dalam razia malam ini nihil,” katanya. Agung menerangkan LP Sragen sudah berkomitmen untuk menyatakan perang terhadap narkoba.

Dia mengatakan komitmen itu ditandai dengan sinergisitas LP kelas IIA Sragen dengan Polres Sragen untuk bersama-sama melawan narkoba.

Untuk diketahui, saat ini LP Kelas II A dihuni 507 orang warga binaan. Dari total warga binaan itu didominasi napi kasus narkoba yang menghuni blok D dan E LP Sragen.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...