Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Senjata Tajam dari Sendok Ditemukan di Rutan Blora, Pemilik Terancam Tak Diberi Keringanan Hukuman

Petugas gabungan memeriksa sel dan penghuni Rutan Blora. (MURIANEWS/Priyo)

MURIANEWS, Blora – Petugas gabungan dari TNI-Polri dan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Blora menemukan dua buah HP dan sejumlah senjata tajam (sajam) dalam razia yang digelar di rutan, Selasa (6/4/2021) tadi.

Senjata tajam itu berupa logam dari bahan sendok. Selain itu, petugas juga menemukan gunting yang dilarang keberadaanya di sel tahanan.

Dedi Cahyadi, Kepala Rutan Blora Kelas II B Blora menjelaskan razia ini ini merupakan razia gabungan pertama kali selama pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT Pemasyrakatan yang jatuh pada 27 April nanti. Kita menggandeng TNI-Polri untuk razia di dalam (penjara),” ungkap Dedi Cahyadi.

Dedi menjelaskan, sasaran razia gabungan ini lebih kepada kepemilikan HP, obat-obatan terlarang, Narkoba dan senjata tajam.

“Razia ini kami lakukan secara rutin, sepekan bisa dua sampai tiga kali. Jika memang terbukti ditemukan barang-barang tersebut, tahanan akan kami tempatkan di sel strap atau sel khusus,” tegas Dedi.

Dalam razia gabungan ini, petugas menggeledah setiap kamar tahanan dan semua penghuni Rutan Kelas II B Blora.

Hasil razia gabungan tersebut, petugas gabungan menemukan dua buah HP merk Nokia beserta carger, gunting, logam sendok yang bisa dibuat menjadi senjata tajam.

“Temuan tersebut akan kami tindak lanjuti, kita selidiki siapa pemiliknya. Jika terbukti sanksinya selain di sel strap, tahanan itu tidak bisa mengajukan CB (keringanan hukuman) maupun asimilasi serta program lainya, ” paparnya.

Saat ini di Rutan Kelas II B Blora terdapat 126 warga binaan. Mereka terlibat kasus narkoba, pidana umum, korupsi dan ilegal logging.

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...