Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

TKW Ilegal Asal Jepara Meninggal di Malaysia, Padahal Sudah Disiapkan Tiket Pulang 

Eko Sulistiyono, Kabid Nakertrans Jepara menunjukkan dokumen kronologi TKW di Malaysia. (MURIANEWS/ Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Juwarsih (41), warga RT 01/RW 10 Desa Cepogo, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara, meninggal dunia di Negeri Jiran Malaysia. Penyebab meninggalnya tenaga kerja wanita (TKW) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu belakangan diketahui lantaran penyakit komplikasi.

Kabid Nakertrans Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) R Eko Sulistiyono menyatakan, Juwarsih merupakan PMI nonprosedural atau ilegal. Sebab tidak melalui prosedur yang ditentukan oleh pemerintah.

Eko menjelaskan, Juwarsih diketahui pergi merantau sejak tahun 2005 silam. Sedangkan, pihak keluarga tidak mengetahui ke mana perginya Juwarsih.

Pihak keluarga baru mengetahui keberadaan Juwarsih pada 2011 melalui media sosial Facebook milik orang lain. Saat itu, Juwarsih diketahui dalam keadaan sakit keras.

Eko mengungkapkan, pihak keluarga sudah berusaha mencari melalui dinas terkait. Namun, lantaran ilegal, dinas tidak bisa memberikan informasi.

“Karena berangkatnya tidak prosedural, tentu kami kesulitan melacaknya,” kata Eko, Selasa (6/4/2021).

Kemudian, lanjut Eko, pada Februari 2021 lalu pihak keluarga kembali menghubungi pihaknya. Pihak keluarga menginformasikan jika Juwarsih kondisinya sudah sangat parah, dan menginginkan agar Juwarsih bisa dipulangkan untuk dirawat di rumah.

Setelah melalui sejumlah diskusi, Eko dan pihak keluarga kemudian berencana memulangkan Juwarsih melalui jalur laut dari Malaysia menuju Batam pada 18 Maret 2021 lalu. Namun, kebetulan jadwal kapal mundur sampai 21 Maret 2021.

“Tiket sudah disiapkan. Tinggal berangkat pulang. Tapi, justru pada 19 Maret yang bersangkutan meninggal dunia di Selangor, Malaysia,” terang dia.

Setelah mendapati informasi meninggalnya Juwarsih, pihak dinas memberikan waktu keluarganya untuk berunding.

Namun, dengan alasan biaya dan prosedur yang tidak mudah, akhirnya pihak keluarga mengikhlaskan Juwarsih disemayamkan di Negeri Jiran.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...