Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Mobil Parkir Sembarangan di Kudus Ditempeli Stiker Ini, ke Depan Bakal Digembok

Kabid LLAJ Dishub Kudus Putut Sri Kuncoro menempelkan stiker pelanggar di salah satu mobil di Jalan A Yani. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Personel Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kudus menempeli mobil-mobil yang parkir di pinggir jalan dengan stiker khusus, Selasa (6/4/2021). Ini dilakukan lantaran mobil-mobil itu parkir di lokasi larangan parkir.

Tindakan ini diambil juga sebagai salah satu langkah untuk menyosialisasikan larangan parkir di sejumlah ruas jalan yang berstatus zona merah di Kabupaten Kudus.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kudus Putut Sri Kuncoro menyebutkan, sosialisasi dan penertiban tersebut berhubungan dengan akan diterbitkannya peraturan bupati (perbup) yang mengatur tentang perparkiran.

“Pembuatan Perbup nanti berdasar Perda Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ini juga yang tengah kami sosialisasikan,” katanya, usai melakukan penindakan di Jalan A Yani Kudus.

Putut mengatakan, apabila Perbup sudah disahkan, maka pengendara yang kedapatan melanggar bisa saja terkena sanksi penggembokan hingga denda.

Stiker khusus yang ditempelkan di mobil yang parkir di zona larangan parkir. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

Namun memang, untuk sementara yang diberlakukan adalah sanksi secara persuasif. “Untuk saat ini kami melakukan penempelan stiker bertuliskan keterangan melanggar, sembari penindakan juga sebagai sosialisasi,” ujarnya.

Di Kabupaten Kudus sendiri, kata Putut, ada sejumlah ruas jalan yang menjadi zona merah larangan parkir. Kebanyakannya merupakan ruas jalan di jalur cepat.

“Seperti di Jalan A Yani, Jalan Sunan Kudus, Jalan Sunan Muria, di jalan tersebut juga sudah ada rambu-rambu larangan parkir dan ada sejumlah kantong parkir,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya sosisalisasi ini, masyarakat bisa semakin tahu kawasan-kawasan zona merah larangan parkir. Pihak pemerintah daerah, juga akan berupaya untuk menambah kantong parkir di sejumlah titik agar kebijakan berjalan seimbang.

Sementara Mulyanto, salah satu warga Demak yang kedapatan parkir di zona merah parkir di Jalan A Yani mengaku baru pertama kali ini datang di Kudus. Pihaknya pun tidak mempermasalahkan mobilnya ditempeli stiker pelanggar.

Hanya, pihaknya berharap pemerintah setempat bisa menyiapkan kantong parkir yang lebih banyak. Sehingga pengendara tak kebingungan ketika ingin memarkirkan mobilnya.

“Ya lebih banyak kantong parkirnya, kalau sedikit bingung memarkirkan mobilnya,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...