Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Pola Hidup Masyarakat Jepara Mulai Didata, Ini Tujuannya

Petugas penilai risiko kesehatan bentukan DKK Jepara saat melakukan pendataan. (MURIANEWS/ Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara mulai mendata pola hidup masyarakat di Bumi Kartini. Pendataan itu dilakukan untuk menilai tingkat kesehatan masyarakat dalam menjalani pola hidup.

Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan DKK Jepara Hadi Wibowo menyatakan, petugas pendataan sudah diterjunkan ke masyarakat. Petugas pendataan itu dinamakan Enviromental Health Risk Assessment (EHRA) atau penilai risiko kesehatan lingkungan.

“Petugas kami terjunkan di seluruh kecamatan di wilayah Jepara. Mereka akan menemui langsung masyarakat,” kata Hadi, Selasa (6/4/2021).

Petugas tersebut direkrut dari masing-masing Puskesmas dan kader kesehatan Kabupaten Jepara. Melalui pendataan ini menurutnya, pemerintah akan mendapatkan data terkait kondisi falisitas sanitasi, hidenitas, dan perilaku-perilaku rumah tangga masayarakat.

Hadi menyebut, fokus-fokus tema yang akan ditanyakan petugas pendata antara lain terkait sumber air minum dan pengelolaannya, layanan pembuangan sampah, jambanisasi, dan saluran pembuangan air limbah rumah tangga.

Bukan hanya itu, petugas juga akan mendata terkait dengan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), cuci tangan pakai sabun, pengelolaan pangan sehat, serta pengelolaan sampah rumah tangga.

Selain itu, lanjut dia, data tersebut juga bisa menjadi gambaran dalam penetapan aera berisiko untuk masing-masing desa.

“Jadi, kami berharap agar masyarakat bisa proaktif dengan petugas. Jawab sejujur-jujurnya supaya datanya valid. Itu juga nanti akan digunakan sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan. Terutama di bidang Kesehatan,” pungkasnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...