Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pandemi Belum Usai, Buddha Tzu Chi Indonesia Kirimkan Bantuan 2,8 Ton Beras ke Pati

Anggota Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan bantuan secara simbolis di Desa Semampir, Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Sekalipun pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama setahun lebih, namun Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia tetap mengirimkan bantuan ke Kabupaten Pati. Pasalnya, saat ini hanya tinggal sedikit pihak yang memberikan bantuan kepada warga terdampak.

Koordinator Lapangan (Korlap) Yayasan Buddha Tzu Chi Pati Gunawan mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk kepedulian sosial kepada umat beragama. Apalagi saat ini pandemi juga masih berlangsung, sehingga masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Sebelumnya kami melakukan survey. Ternyata masih banyak warga yang terdampak Covid-19. Karena itu, kami mengusulkan dari Yayasan Buddha Tzu Chi pusat agar mengalokasikan bantuan untuk wilayah Pati. Akhirnya, permintaan itu dikabulkan dan hari ini kami mulai salurkan,” katanya, Selasa (6/4/2021).

Bantuan yang diterimanya dari pusat adalah sebanyak 2,8 ton beras dan 2.800 masker. Bantuan tersebut akan dibagikan di tiga desa, yakni Desa Semampir, Mustokoharjo dan Kalidoro, di Kecamatan Pati Kota.

“Dimungkinkan, bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi ini akan berlangsung hingga Juli mendatang. Karena itu, kami harus mencari sasaran tepat bagi masyarakat yang akan mendapatkan bantuan,” imbuhnya.

Sementara Camat Pati Kota Didik Rusdiartono menerima langsung bantuan tersebut. Pihaknya mengaku sangat berterimakasih lantaran sebenarnya juga masih banyak warga yang membutuhkan. Apalagi bantuan berupa beras, tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Karena ada tiga desa yang mendapatkan bantuan, maka akan kami perioritaskan kepada warga yang benar-benar membutuhkan,” terangnya.

Pihaknya juga berharap agar bantuan ini dapat berlanjut. Sehingga masyarakat yang nantinya mendapatkan, dapat merasakan manfaatnya. Apalagi, pandemi Covid-19 belum selesai.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...