Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tiga Mahasiswa UMK Kembali Lolos Magang Bersertifikat di BUMN PT KAI

Rektor UMK Prof Darsono memberikan sambutan mewakili 16 kampus dalam pembukaan batch I PMMB PT KAI, Senin (5/4/2021). (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Tiga mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) kembali lolos program mahasiswa magang bersertifikat (PMMB) di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Ketiga mahasiswa tersebut, yakni, Fleo Fahad Abdul Aziz mahasiswa program studi Akutansi, Deffa Aurelia Adelina mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, dan Riha Trafihana mahasiswa Program Studi Manajemen. Mereka semua mahasiswa yang tengah duduk di semester 8.

Dalam magang tersebut nantinya mahasiswa akan mendapatkan sertifikat industri serta uang saku Rp 1,54 juta setiap bulannya.

Rektor UMK Prof Darsono mengatakan, program magang tersebut sangat cocok dengan program Merdeka Belajar yang sudah diberlakukan. Sebab, kegiatan magang tentunya akan menambah pengalaman mahasiswa yang mungkin tidak didapatkannya saat berada di kampus.

“PMMB merupakan kepedulian PT KAI dalam semangat kebangsaan untuk memajukan pendidikan dan meningkatkan SDM dengan praktik lapangan,” katanya saat sambutan mewakili 16 kampus dalam pembukaan batch I PMMB PT KAI, Senin (5/4/2021).

Mahasiswa yang mengikuti program magang tersebut, tentunya akan memiliki tambahan keterampilan, baik hard skill ataupun soft skill. Pengalaman lapangan juga bisa sebagai pelengkap pembelajaran yang selama ini sudah mereka terima di kampus.

“Ini bisa menjadi modal bagi perguruan tinggi untuk mengembangkan program merdeka belajar sebagai arus utama pendidikan. Semua perguruan tinggi juga sudah mulai melaksanakannya,” ujarnya.

UMK sendiri, lanjut dia, merupakan salah satu perguruan tinggi yang mengikuti PMMB, termasuk di PT KAI sejak 2019 lalu. Bahkan pada batch I 2020, mahasiswa paling banyak yang ikut PMMB di PT KAI adalah UMK.

“Ada 12 mahasiswa saat itu. Bahkan, ada yang mendapatkan nilai uji kompetensi terbaik. Kami ucapkan terimakasi kepada PT KAI,”jelasnya.

Sementara itu, Kapusdiklat PT KAI Handy Purnama menyatakan, sebuah tantangan menarik bagj peserta PMMB yakni menjual gagasan, baik ke staf, atasan, atau stakeholder lain di PT KAI. Sebab, saat ini memang sangat memerlukan banyak inovasi dalam menjalankan sebuah usaha atau bisnis.

Selain itu, peserta PMMB juga harus belajar banyak tentang komunikasi dan organisasi di PT KAI. Komunikasi dan organisasi itu, akan mengasah pengalaman mahasiswa yang mungkin tidak didapatkan di kampus.

“Dari mahang selama enam bulan ini, mahasiswa akan mendapatkan banyak hal tentaang bagaimana sebuah bisnis dijalankan,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...