Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

21 Kasus Corona Muncul di Grobogan Hari ini, Tujuh di Antaranya Anak-Anak

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Kasus baru Covid-19 di Grobogan kembali muncul cukup banyak, Jumat (2/4/2021). Perkembangan hari ini, ada 21 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Penambahan hari ini sedikit turun dibandingkan pada Kamis (1/4/2021) kemarin yang ada 22 kasus baru. Dengan data hari ini, maka sudah ada 43 kasus baru yang muncul pada dua hari pertama bulan April.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih menyatakan, penambahan 21 kasus baru hari ini berasal dari delapan kecamatan.

Yakni, dari Kecamatan Purwodadi (2), Kradenan (2), Godong (8), Gubug (1), Karangrayung (5), Pulokulon (1), Ngaringan (1), dan Kedungjati (1). Sedangkan pada sebelas kecamatan lainnya nihil kasus baru hari ini.

“Dari 21 kasus baru hari ini, tujuh di antaranya adalah anak-anak dan ada dua lansia. Sedangkan yang lainnya adalah orang dewasa. Untuk 21 kasus baru ini semuanya menjalani isolasi mandiri,” katanya.

Selain penambahan 21 kasus baru, perkembangan hari ini, ada delapan orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sementara untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 ada satu orang.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.845 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.507 orang, dan pasien meninggal 216 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 122 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...