Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

378.238 Keluarga di Jepara Mulai Didata BKKBN, 2.032 Petugas Diterjunkan

 

Keluarga Bupati Jepara Dian Kristiandi sedang menjawab berbagai pertanyaan dari petugas pendataan keluarga. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mulai mendata keluarga-keluarga di Kabupaten Jepara. Pendataan ini akan berlangsung selama dua bulan ke depan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Jepara, Inah Nuroniah, mengatakan pendataan itu dimulai 1 April sampai 31 Mei 2021. Secara bergantian, petugas yang jumlahnya ada 2.032 orang itu, akan mengunjungi rumah-rumah warga.

“Kami menerjunkan petugas di semua desa di Kabupaten Jepara. Untuk satu desa kami tempatkan satu petugas,” kata Inah, Jumat (2/4/2021).

Setiap petugas, lanjut Inah, nantinya akan menanyakan sejumlah pertanyaan bagi keluarga yang disambangi. Misalnya terkait jumlah anggota keluarga, jumlah anak yang ideal, sampai ragam persoalan yang ada di dalam keluarga.

Dijelaskan, pendataan keluarga tersebut merupakan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan Peraturan Pemerintah No 87 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Pihaknya mengungkapkan, pendataan keluarga itu dimulai dari keluarga Bupati Jepara Dian Kristiandi. Pada hari pertama pendataan, keluarga bupati didatangi petugas di rumahnya yang beralamat di RT 1 RW 2 Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo.

Usai didata, Andi, menuturkan masyarakat harus ikut menyukseskan program pendataan keluarga ini. Pihaknya berharap agar masyarakat memberikan informasi yang benar.

”Saya harap masyarakat menjawab dengan jujur. Tidak usah ditutup-tutupi. Sebab, data ini akan menjadi bahan evaluasi pemerintah,” pungkas Andi.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...