Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jepara Pastikan Tak Ada Vaksin yang Kedaluwarsa

Proses vaksinasi di Jepara untuk pelayan publik dan lansia masih terus berjalan. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Proses vaksinasi di Kabupaten Jepara sudah berjalan sejak 25 Januari 2021 lalu. Ribuan dosis vaksin Sinovac yang digelontorkan di Jepara dipastikan belum ada yang kadaluwarsa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Mudrikatun, memastikan hingga kini belum ada dosis vaksin yang tak layak pakai atau kadaluwarsa. Pihaknya menyebutkan, hingga kini vaksin yang sudah diterima sebanyak 58.340 dosis.

”(Sampai sekarang, red) belum ada, ya, yang kadaluwarsa. Karena vaksinasi terus jalan. Jadi vaksin terus digunakan,” jelas Mudrikatun (2/4/2021).

Mudrikatun menjelaskan, vaksinasi yang hampir sudah rampung yaitu untuk tenaga kesehatan (nakes). Pada tahap pertama, yang digunakan ada 4.965 dosis. Kemudian pada tahap kedua terdapat 4.801 dosis yang dipakai.

”Meskipun belum 100 persen rampung, vaksinasi nakes paling terlihat progresnya. Ini tinggal menunggu nakes-nakes yang waktu vaksinasi kemarin belum bisa divaksin. Pada tahap vaksinasi nakes ini ada 23 dosis vaksin yang rusak,” ujar dia.

Sementara itu, untuk vaksinasi pelayan publik, sasarannya ada 74.022 orang. Dari data DKK Jepara per 1 April 2021 kemarin, untuk dosis pertama terpakai 17.036 dosis. Sedangkan, untuk dosis kedua baru menghabiskan 7.517 dosis.

Di sisi lain, lanjut Mudrikatun, untuk vaksinasi masyarakat lanjut usia (lansia), targetnya sebanyak 124.027 orang. Namun, pada dosis pertama baru mencapai 7,8 persen atau 9.568 dosis. Sedangkan, untuk dosis kedua baru menghabiskan 44 dosis vaksin.

Mudrikatun mengutarakan, vaksinasi masih akan terus digencarkan. Bahkan pihaknya berinisiatif melaksanakan vaksinasi di desa-desa.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...