Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

22 Kasus Baru Corona Langsung Muncul di Grobogan Awal April

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Grafik kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Grobogan kembali mengalami kenaikan. Ini, menyusul adanya cukup banyak kasus baru yang muncul pada hari pertama bulan April 2021 ini.

Perkembangan hari ini, Kamis (1/4/2021), ada 22 orang yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Pada tiga hari terakhir bulan Maret 2021 kemarin, kasus baru positif Covid-19 sempat landai. Di mana, pada 29 Maret ada enam kasus yang muncul. Kemudian, pada tanggal 30 Maret ada empat kasus baru dan tanggal 31 Maret muncul tiga kasus.

“Perkembangan hari ini ada kasus baru cukup banyak. Sebanyak 22 orang yang positif. Pada tiga hari sebelumnya, kasus barunya tidak begitu banyak,” kata Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang menyatakan, 22 kasus baru yang muncul hari ini berasal dari sepuluh kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Penawangan (3), Gubug (2), Purwodadi (4), Godong (1), Karangrayung (1), Kedungjati (1), Ngaringan (1), Kradenan (1), Toroh (2), Tanggungharjo (6). Sedangkan pada sembilan kecamatan lainnya nihil kasus baru hari ini.

“Selain penambahan 22 kasus baru, perkembangan hari ini, ada lima orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Sementara untuk kasus kematian pasien positif Covid-19 ada dua orang,” jelas Kepala BPBD Grobogan itu.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.824 orang.

Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.499 orang, dan pasien meninggal 215 orang. Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 110 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...