Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Wartawan Blora Desak Aparat Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Jurnalis Tempo

Sejumlah wartawan di Blora menggelar aksi menuntut kepolisian mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis Tempo. (MURIANEWS/Priyo)

MURIANEWS, Blora – Sejumlah wartawan di Kabupaten Blora menggelar aksi solidaritas di Tugu Pancasila, Kamis (1/4/2021). Aksi damai ini merupakan bentuk kepedulian sesama jurnalis, sekaligus mengutuk kekerasan yang menimpa jurnalis Tempo, Nurhadi, di Surabaya.

Dalam aksinya, para jurnalis membawa poster bermacam tulisan. Di antaranya berisi tuntutan agar aparat mengungkap secara tuntas kekerasan yang menimpa Nurhadi.

“Ini adalah preseden buruk ketika tidak diusut tuntas. Kalau tidak, ke depan bisa saja aksi kekerasan serupa kembali terjadi,” ujar koordinator lapangan, Mahfudz Muntaha, Kamis (01/04/2021).

Mahfudz melanjutkan, ada payung hukum yang melindungi kerja jurnalis. Oleh sebab itu, jangan takut untuk diliput jika memang berada di posisi yang benar.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Blora Heri Purnomo, mengutuk aksi kekerasan yang menimpa Nurhadi. Jangan sampai ke depan ada tragedi kekerasan serupa yang menimpa wartawan di daerah lain.

“Usut tuntas. Kami mendorong agar polisi mengusut tuntas kekerasan yang menimpa Nurhadi,” ujar Heri.

Heri menyebut, aksi yang melibatkan sepuluh wartawan dari berbagai media di Kabupaten Blora selain ajang solidaritas, juga kampanye tolak kekerasan terhadap wartawan. “Sesama profesi, kami juga turut prihatin atas kekerasan tersebut,” tandasnya.

Seperti diketahui, Nurhadi menjadi korban penganiayaan saat melakukan reportase di Gedung Samudra Bumimoro, Sabtu (27/3/2021) malam.

Saat itu, Nurhadi berencana meminta keterangan terkait kasus dugaan suap yang dilakukan oleh Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu, Angin Prayitno Aji, yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Kontributor: Priyo
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...