Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Dua Siswi SMP di Grobogan Jadi Korban Pencabulan, Pelakunya Dukun dan Guru Ngaji

Ilustrasi

MURIANEWS, Grobogan – Sebanyak dua kasus pencabulan di Grobogan terjadi pada tempat dan waktu berbeda. Meski demikian, dua korban pencabulan pada kedua kasus tersebut sama-sama siswi yang masih duduk di bangku SMP.

Kasus pencabulan pertama terjadi di wilayah Kecamatan Tanggungharjo. Korbannya adalah anak usia 15 tahun. Sedangkan tersangkanya adalah pria berusia 37 tahun berinisal MB, warga Kecamatan Godong.

“Tersanga melakukan pencabulan terhadap korbannya sebanyak dua kali di lokasi yang berbeda. Perbuatan itu dilakukan pada Januari lalu,” kata Kapolres Grobogan AKBP Jury Leonard Siahaan, Rabu (31/3/2021).

Menurut kapolres, dalam kasus ini, tersangka berpura-pura sebagai orang pintar dan bisa me-ruqyah korban supaya baikan dengan pacarnya. Namun, syaratnya korban harus mau disetubuhi oleh tersangka.

Setelah dibujuk rayu oleh tersangka, korban akhirnya terperdaya dan sempat disetubuhi sebanyak dua kali. Peristiwa ini akhirnya diketahui oleh orang tua korban yang merasa curiga dengan perilaku anaknya.

“Setelah ditanya ayahnya, korban mengaku telah dicabuli oleh tersangka. Setelah mendengar penjelasan ini, ayah korban melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian pada 24 Maret 2021. Saat ini, tersangkanya sudah kami amankan bersama sejumlah barang bukti,” katanya.

Kasus pencabulan kedua terjadi di wilayah Kecamatan Klambu. Korbannya adalah pelajar SMP yang masih berusia 12 tahun. Sedangkan tersangkanya adalah pria berusia 37 tahun berinisal BD, warga Kecamatan Klambu.

Tersangka merupakan seorang guru ngaji di kampungnya. Sedangkan korban adalah salah satu muridnya.

Pencabulan terhadap korban dilakukan tiga kali di lokasi yang sama pada Maret 2021. Yakni, di sebuah rumah kosong yang berada di sebelah rumah tersangka.

Kapores menegaskan, kasus pencabulan ini terungkap berkat kecurigaan dari ayah tiri korban. Di mana, ayah tirinya curiga karena melihat korban seperti merasa kesakitan setelah keluar dari kamar mandi pada Rabu (24/3/2021) malam.

Setelah didesak, korban akhirnya bercerita kalau sudah pernah disetubuhi tersangka sebanyak tiga kali. Kemudian, korban juga menyatakan kalau tersangka mau menjadikannya sebagai istrinya.

“Dari pengakuan ini, ayah tiri korban kemudian lapor ke Polsek Klambu pada 25 Maret 2021. Setelah mendapat laporan, anggota langsung bergerak untuk mengamankan tersangka guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...