Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sepanjang Maret Muncul 252 Kasus Corona di Grobogan, 30 Pasien Meninggal

Ilustrasi (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Meski pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang, namun kasus baru virus corona atau Covid-19 di Grobogan sepanjang Maret 2021 ini masih muncul. Di mana, dalam kurun satu bulan ini ada 252 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Penambahan 252 kasus baru di Maret ini tersebar merata di 19 kecamatan. Paling banyak dari Kecamatan Purwodadi dan Karangrayung yang sama-sama ada 35 kasus baru.

Sedangkan penambahan paling sedikit ada di Kecamatan Kradenan yang hanya terdapat empat kasus baru pada bulan ini.

Selain 252 kasus baru, data yang direkap pada Maret ini, terdapat 30 kasus kematian pasien positif Covid-19. Sedangkan jumlah pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 pada bulan ini, ada 273 orang.

Dibandingkan Januari dan Februari lalu, kasus baru yang muncul di Maret ini jauh lebih sedikit. Di mana, pada Februari kemarin, ada 340 kasus baru, 33 pasien meninggal, dan 506 pasien sembuh.

Sementara pada Januari, ada 791 kasus baru yang muncul. Kemudian, kasus kematian ada 31 orang dan pasien sembuh ada 588 orang.

Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih mengungkapkan, selama Maret ini masih terus muncul kasus baru tiap hari alias belum pernah nihil.

Penambahan paling banyak terjadi pada 4 Maret dengan 21 kasus baru. Sedangkan penambahan paling sedikit terjadi pada 8 Maret yang hanya ada satu kasus baru.

“Untuk perkembangan hari ini atau hari terakhir Maret, ada penambahan tiga kasus baru. Kemudian, pasien sembuh ada delapan orang dan pasien positif Covid-19 yang meninggal nihil,” katanya, Rabu (31/3/2021).

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.802 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.494 orang, dan pasien meninggal 213 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 95 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...