Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

SMP 1 Jekulo Kudus Akan Datangkan 108 Siswa saat Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Peninjauan kesiapan simulasi PTM di SMP 1 Jekulo, Kudus, Rabu, (31/3/2021). (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – SMP 1 Jekulo Kudus akan menjadi salah satu sekolahan tingkat menengah pertama yang akan menggelar uji coba atau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) pada April 2021 mendatang. Teknis pelaksanaan hingga sarana prasarana pendukung protokol kesehatan (prokes) juga sudah dimatangkan.

Diketahui, SMP 1 Jekulo menjadi salah satu sekolah yang menjadi pilot project simulasi PTM di Kudus. Selain itu, ada juga, SMA 1 Bae, SMK Wisuda Karya, dan MA NU Banat Kudus.

Plt Kepala SMP 1 Jekulo Kudus Sujarwo menyebut, pihaknya sudah siap melaksanakan simulasi PTM. Saat simulasi nanti, pihaknya hanya menghadirkan siswa yang berdomisili Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kudus.

Ada 108 siswa yang akan mengikuti simulasi PTM, dari mulai kelas tujuh hingga kelas sembilan.

“Awalnya di Hadipolo itu ada 191 siswa, tapi ada lima siswa yang tidak mendapatkan izin orang tua. Dan aturan dari provinsi juga maksimal 110 siswa, jadi kami ambil yang paling terdekat dengan sekolahan. Ada 108 siswa tadi,” katanya, Rabu (31/3/2021).

Dari 108 siswa tersebut, kata dia, akan dibagi menjadi sembilan ruangan kelas. Di mana satu ruangan hanya akan diisi 12 siswa. Sebelum dan setelah dilakukan simulasi, dilakukan penyemptotan disinfektan di setiap ruang dan sudut sekolah.

“Kami sudah siapkan satgas untuk memastikan siswa tidak berkerumun dan mengikuti prokes. Dari pihak desa, TNI-Polri juga siap membantu ketika nanti ada siswa yang rumahnya dekat jalan kaki, pemantauan luar juga penting. Tapi sebisa mungkin mereka kami minta agat orang tua bisa mengantarnya,” jelasnya.

Ia merincikan, sejumlah sarana prasarana juga sudah dipersiapkan. Mulai dari tempat cuci tangan, handsanitizer, thermogun, hingga penataan tempat duduk yang berjarak. Kegiatan belajar mengajar sendiri hanya dilangsungkan selama dua jam tanpa istirahat.

“Tiap kelas akan kami sediakan hand sanitizer. setiap siswa juga nanti bawa sendiri. Selain siswa yang ikut simulasi PTM, nanti tetap menggunakan metode daring. Simulasi PTM nanti duduknya berjarak dan zigzag,” ungkapnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kudus Harjuna Widada mengungkapkan, sejauh ini tidak setiap harinya ia menilai selalu ada persiapan tambahan yang dilakukan SMP tersebut.

“Saya sudah meninjau berulang kali. Setiap hari peningkatan persiapannya makin matang,” terangnya saat meninjau persiapan simulasi PTM di SMP 1 Jekulo.

Pihaknya juga akan memberikan ratusan masker dan face shield untuk persiapan simulasi tatap muka tersebut. Untuk pelaksanaanya, akan dimulai 6-16 April 2021.

“Ada 300 face shield dan masker yang akan kami berikan ke SMP 1 Jekulo sebelum tatap muka nanti. Pelaksanaanya, untuk ditingkat SMP kami memang menunggu proses vaksinasi kedua usai dilakukkan,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...