Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Purna Tugas di Pelatnas PBSI, Legenda Bulu Tangkis Vita Marissa Kini Melatih di PB Djarum

Legenda bulu tangkis Vita Marissa. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Legenda bulu tangkis Indonesia Vita Marissa saat ini sudah tidak melatih di Pelatnas PBSI. Saat ini dia memulai petualangan barunya sebagai pelatih di PB Djarum.

Kebersamaan Vita Marissa melatih atlet Pelatnas PBSI selama lima tahun resmi berakhir November 2020 lalu. Per Januari 2021 dia melatih atlet PB Djarum U-19 hingga dewasa. Bahkan, dia memiki target untuk membina pebulu tangkis PB Djarum agar dapat masuk ke Pelatnas PBSI.

Ditemui MURIANEWS di GOR Djarum, Jati, Kudus, Vita Marissa menceritakan pengalamannya mulai dari menjadi pelatih di Pelatnas PBSI hingga saat ini merapat ke PB Djarum. Menurut perempuan kelahiran Jakarta, 4 Januari 1981 itu job desk-nya tidak akan jauh berbeda, karena tetap menjadi pelatih bulu tangkis.

“Di sini pastinya tugasnya juga sama ya melatih atlet. Dulu di Pelatnas akhir 2015 sudah jadi asisten pelatih. Saat itu setahun pertama diminta membantu untuk melatih. Kemudian di Pelatnas dua tahun melatih Mix Doubles Utama, terus dua tahunnya lagi melatih Mix Doubles Pratama,” katanya, Selasa (30/3/2021).

Vita juga memiliki target untuk bisa menyuplai atlet PB Djarum ke Pelatnas PBSI. Dia juga menyampaikan beberapa kriteria atlet untuk dapat masuk ke Pelatnas.

“Target nglatih di sini bisa bawa atlet masuk ke Pelatnas. Inginnya ke arah sana. Teman-teman atlet juga harus kerja keras, jangan mudah menyerah, memiliki attitude yang baik, dan semangat yang tinggi,” ujar Vita.

Menurut perempuan yang doyan makan garang asem itu persaingan di Pelatnas ketat. Persaingan untuk membela Timnas dirasa tidaklah mudah.

“Intinya di manapun tempatnya bagi saya tidak masalah. Yang penting tujuannya sama-sama mengabdi untuk badminton,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...