Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sehari Jelang Deadline Lapor SPT Tahunan, Kantor Pajak Kudus Dipenuhi Wajib Pajak 

Petugas KPP Pratama Kudus melayani wajib pajak, Selasa (30/3/2021). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Sehari menjelang deadline laporan SPT Tahunan, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus diserbu wajib pajak. Mereka melapor SPT Tahunan perorangan maupun badan usaha.

Pengamatan MURIANEWS di lapangan, demi menjaga penerapan protokol kesehatan, warga disediakan kursi di halaman Kantor Pajak. Salah seorang warga Kudus yang lapor SPT Tahunan, Afro. Ia mengaku melaporkan SPT Tahunan jelang jatuh tempo besok.

“Ini lapor SPT Tahunan untuk lembaga Madrasah Diniyah Miftahul Ulum Loram Kulon. Dapat antrean nomor 66, menurut saya pelayanannya bagus dan prokesnya juga bagus,” katanya, Selasa (30/3/2021).

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Kudus Muhammad Andi Setijo Nugroho mengatakan tren lapor SPT Tahunan memang seringnya mepet dengan deadline. Seperti yang diketahui, Rabu (31/3/2021) besok merupakan jatuh tempo pelaporan SPT Tahunan bagi perorangan. Sedangkan jatuh tempo pelaporan SPT Tahunan bagi badan usaha 31 April 2021.

“Kami sudah ajak dan sosialisasi lewat spanduk, medsos, radio, WA dan SMS blast sejak 1 Januari. Tapi ya tetap pada pilih mepet-mepet,” katanya, Selasa (30/3/2021).

Baca: Waktunya Tinggal Dua Hari, Ini Sanksi Jika Tak Lapor SPT Pajak

Andi menyampaikan, beberapa hari ini rata-rata ada 150 wajib pajak melapor ke Kantor Pajak. Pihaknya juga sudah mempersiapkan tambahan karyawan dan perangkat computer untuk mengantisipasi membeludaknya warga.

“Besok hari terakhir. Kami tambah dengan karyawan yang WFH kami WFO-kan juga tapi tetap prokes. Sehingga tidak bisa semuanya. Paling 60 persen dari biasanya 50 persen. Kemudian besok kami tambah lima komputer lagi karena hari terakhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi menyampaikan mengingat besok merupakan hari terakhir, pihaknya berencana melayani hingga pukul 17.00 WIB.

“Bergantung pada situasi besok. Kalau misal jam lima sore belum selesai tetap kami layani,” terangnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...