Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Sempat Grogi, Siswa SMK Wisuda Karya Kudus Ini Berhasil Sabet Emas dalam LKS SMK

Alfino Nanda Saputro (18), menunjukkan contoh desain dan gambar desain yang dibuatnya. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Alfino Nanda Saputro (18), siswa SMK Wisuda Karya (Wiskar) Kudus ini mampu menyabet medali emas dalam kategori lomba sistem otomasi mesin perkakas atau CNC milling di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK 2021.

Lomba yang dihelat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah itu, diselenggarakan pada bulan ini dan diumumkan 25 Maret 2021 lalu.

Siswa kelas 12 jurusan Teknik Pemesinan itu menceritakan, di kategori perlombaan yang diikutinya dirinya diuji untuk membuat proyek CNC, gambar desin CNC tiga dimensi, dan pemrograman mesin. Menurutnya ada 21 peserta dari berbagai sekolahan yang mengikuti kategori tersebut.

Di hari pertama, lanjut dia, membuat proyek CNC dengan berbahan dasar alumunium. Menurutnya saat itu juri sudah memberikan model, ukuran hingga waktu maksimal pengerjaan.

“Membuat proyek CNC itu diberi gambar seperti pedal sepeda. Ukurannya harus menyesuaikan seperti di gambar yang diberikan juri, dengan bentuk yang sama juga. Waktu itu diberi waktu maksimal mengerjakan empat jam,” katanya, Senin (29/3/2021).

Meski sempat grogi, akhirya dirinya bisa menggarap proyek pertamanya sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Hari kedua dirinya diminta untuk mendesain dan memprogram suatu mesin dengan desain yang sudah dibuat.

“Hari kedua diberikan contoh desain bentuk gambar, disuruh buat sama persis. Dan dimasukkan ke program mesin, waktu desain satu jam dan waktu programnya satu jam,” ungkapnya.

Meski berhasil meraih medali emas, tapi saat mengerjakan ia pun tak luput dari kesulitan. Mulai saat buat proyek, mesin tidak boleh berhenti beroperasi hingga letak ukuran desain yang harus butuh ketelitian saat mengerjakan.

“Jadi waktu proyek itu sambil desain ya mesin harus tetap jalan, step by step sedikit-sedikit saat desain jadi harus saat itu juga mesin jalan. Ukuranya yang harus sesuai juga agak membingungkan, jadi sedikit harus teliti waktu itu, tapi akhirnya bisa,” ungkapnya.

Sementara Ketua Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Wisuda Karya Kudus Bagus Pujo Cahyono mengatakan, meski digelar secara daring, namun ajang tersebut menurutnya sangat ketat. Terdapat dua kamera yang digunakan saat proses pengerjaan proyek CNC, desain tiga dimensi, hingga pemrograman.

“Waktu itu ada dua kamera yang terpasang untuk juri memantau melalui Zoom. Satu memperlihatkan ke arah siswa, satunya lagi memperlihatkan ke arah mesin saat porses pengerjaan berlangsung,” terangnya.

Tak hanya melalui daring, setelah perlombaan selesai, dan siswanya berhasil menyabet medali emas, barang proyek yang dikerjakan kemudian dikirimkan ke juri LKS SMK 2021.

Atas prestasi yang diraih itu, Alfino selanjutnya berhak untuk mengikuti ajang LKS di tingkat nasional.

“Persiapannya ya sesering mungkin kami ajak Alfino untuk praktik. Semakin sering dia praktik, akan semakin lancar pula ketika dia ikut perlombaan,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...