Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Hanya Ikut Lima Cabor di Popda Jateng, Ini Alasannya

Atlet pencak silat Kudus bertarung di Popda Kudus 2019 lalu. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Kabupaten Kudus hanya mengikuti lima dari delapan cabang olahraga  (cabor) dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2021. Hal ini lantaran banyak cabor di Kudus belum memiliki persiapan akibat pandemi Covid-19.

Diketahui, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah telah mengeluarkan keputusan terkait penyelenggaraan Popda Jateng secara virtual dan nonvirtual.

Cabang olahraga virtual yang dipertandingkan ada delapan. Meliputi cabor senam, taekwondo, pencak silat, judo, kempo, karate, tarung drajat, dan wushu.

Keseluruhan cabang olahraga bela diri tersebut yang dipertandingkan hanya nomor seni. Baik nomor tunggal maupun beregu. Sedangkan nomor tanding tidak dimainkan akibat pandemi Covid-19.

Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Olahraga (PPOR) Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Widhoro Heriyanto mengatakan, pihaknya hanya mengirim atlet di lima cabor saja. Meliputi pencak silat, taekwondo, kempo, karate, dan wushu. Sedangkan untuk senam, judo, dan tarung derajat tidak mengirim.

“Karena situasi pandemi beberapa cabor belum ada persiapan. Surat edaran dari Disporapar Jateng juga mendadak. Jadi kami hanya kirim lima cabor saja,” ujarnya.

Lima cabor yang diikuti oleh pelajar SMA di Kabupaten Kudus itu keseluruhannya terjun di nomor seni. Terdiri dari enam atlet karate, delapan atlet pencak silat, enam atlet kempo, dua atlet taekwondo, dan tujuh atlet wushu.

“Kalau berbicara target kami tidak mau membebani. Karena Popda Jateng virtual baru pertama kali diselenggarakan tahun ini. Yang penting anak-anak bermain maksimal. Sebenarnya kami potensi juga di cabang olahraga pencak silat nomor tanding. Tapi kan virtual ini tidak ada nomor tanding,” terangnya.

Widhoro menambahkan, per Kamis (25/3/2021) lalu data atlet sudah diserahkan ke Disporapar Jawa Tengah untuk diverifikasi. Sedangkan untuk technical meeting baru akan dilaksanakan pada Rabu (31/3/2021) untuk tiap-tiap cabang olahraga.

Sementara itu, untuk Popda Jateng nonvirtual baru akan digelar September 2021 mendatang.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...