Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Mafia Penggelapan Pupuk Bersibsidi di Pati Dibekuk Polisi, 7,2 Ton Pupuk Diamankan

Polisi menunjukkan barang bukti berupa pupuk bersubsidi (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Polres Pati berhasil meringkus pelaku penggelapan pupuk bersubsidi. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial S yang merupakan warga Kecamatan Winong dan AM yang merupakan warga Sukolilo.

Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat melalui Kasat Reskrim Polres Pati AKP Ghala Rimba Doa Sirrang mengatakan, kedua pelaku berhasil diamankan saat hendak menjual pupuk bersubsidi ke petani.

“S dan AM ini sudah menggelapkan pupuk bersubsidi. Pupuk yang seharusnya dijual sesuai dengan harga subsidi, tetapi malah dijual secara ecer kepada petani agar mendapatkan keuntungan yang lebih banyak,” katanya.

Dia menambahkan, aksi tersebut sudah dilakukan sejak 2013 lalu. S sendiri mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut dari AM. Sementara AM mendapatkan dari R di wilayah Jepara.

Oleh R, pupuk bersubsidi itu dijual kepada AM dengan harga Rp 180 ribu per karung. Kemudian, AM menjual pupuk bersubsidi ke S dengan harga Rp 195 ribu per karung. Sedangkan S sendiri menjual pupuk bersubsidi kepada para petani di Kbaupaten Pati dengan harga Rp 220 ribu per karung.

“Pupuk bersubsidi yang dijual adalah jenis NPK Ponska, Urea dan ZA,” terangnya.

Atas tindakan itu, tersangka diancam dengan pasal 1-3 jo Pasal 6 UU Darurat tentang Tindak Pidana Perekonomian dan UU Pengawasan Barang Bersubsidi dengan ancaman maksimal 2 tahun penjara.

“Untuk barang bukti, kami sudah mengamankan 7,2 ton pupuk bersubsidi yang akan dijual kepada petani,” tutupnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...