Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pria di Kudus Ini Koleksi Ratusan Unit, Bukti Hot Wheels Tak Sekadar Mainan Anak

Falikhul Huda menunjukkan koleksi Hot Wheels dan juga miniatur mobil merk Nisan Skyline GT-R (BMR34). (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Miniatur mobil kerap dianggap sebagai mainan anak-anak. Entah itu Hot Wheels atau jenis lainnya. Padahal penggemarnya sampai orang-orang dewasa.

Falikhul Huda salah satunya. Ia mengoleksi Hot Wheels sejak 2012. Saat ini dia memiki kurang lebih 500 Hot Wheels termasuk koleksi miniatur mobil jenis lain. Bahkan beberapa koleksinya tergolong langka.

Berawal mengantar temannya hunting ke toko mainan dan juga hobi mengoleksi Hot Wheels justru berujung ketertarikan untuk mengoleksi Hot Wheels. Terlebih, Huda-sapaan akrabnya itu memang penggemar mobil. Dari pengalaman itulah, dia terus mengoleksi Hot Wheels dan miniatur mobil.

Ditemui di kediamannya di Perumahan Singocandi, blok J, RT 03, RW 04, Desa Singocandi, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Huda menunjukkan deretan koleksinya itu. Di ruang tamunya terpajang deretan Hot Wheels beragam jenis.

Falikhul Huda menunjukkan deretan Hot Wheels yang dikoleksinya. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Salah satu koleksi Hot Wheels langka miliknya yakni miniatur mobil yang dikendarai Brian O’Conner di film 2 Fast 2 Furious.

Miniatur mobil merk Nisaan Skyline GT-R (BMR34) bewarna silver dengan garis biru itu tergolong langka. Harganya memang hanya Rp 50 ribu, akan tetapi faktor kelangkaan muncul lebih ke momen di film 2 Fast 2 Furious itu sendiri.

Pasalnya, pemeran pengendara mobil di film 2 Fast 2 Furious, Brian O’Conner saat ini sudah meninggal. Momen seperti ini membuat harga miniatur tersebut naik dan dicari kolektor Hot Wheels.

“Saya beli bulan Maret ini. Harganya masih Rp 50 ribu. Sekarang banyak yang mencari karena momen di filmnya itu. Harganya sekarang bisa lebih dari Rp 70 ribu. Ini made in America,” katanya, Sabtu (27/3/2021).

Pemuda kelahiran Kudus, 20 Juli 1991 itu juga mengoleksi miniatur mobil Hot Wheels langka lainnya. Yakni ada miniatur mobil jenis Boulevard Volkswagen Drag Bus.

Miniatur mobil Volkswagen itu didapatnya Februari 2021 lalu dengan harga Rp 350 ribu. Huda menjelaskan, nama Boulevard diambil dari salah satu jalan di Amerika.

Menurut dia kelangkaan Volkswagen itu dilihat dari keunikan mobil itu sendiri. Selain itu, untuk seri Hot Wheels, tipe drag bus tergolong kuno dan jarang diproduksi lagi saat ini.

“Ini termasuk langka. Karena VW mobil antik. Terus bisa dilihat juga di bagian belakang ini bisa diangkat naik. Ada mesin dan knalpotnya. Bisa dilihat di bagian ini. Dan ini made in America” ujar Huda sambil menunjukkan koleksinya itu.

Selain mengoleksi Hot Wheels, Huda juga mengoleksi miniatur mobil langka lain. Yakni Mini GT Land Rover Defender 110. Miniatur mobil buatan China itu didapatkannya lewat pre order secara online dari Surabaya.

“Waktu awal buka pre order itu yang beli ada 13 orang. Tapi saya order sampai 12 pcs. Untuk saya jual lagi,” terang dia.

Langkanya mobil itu dibuktikannya dengan melambungnya harga miniatur mobil tersebut. Dari harga pre order Rp 150 ribu melambung sampai Rp 280 ribu per hari ini.

“Waktu PO harga aslinya Rp 150 ribu. Tapi karena saya order 22 pcs, per unitnya jadi Rp 135 ribu. Kemudian saya lelang per hari ini Rp 280 ribu. Di Tokopedia dan Shopee ada yang jual sampai Rp 350 ribu,” ujarnya.

Selain banyaknya peminat, hal yang menyebabkan miniatur mobil Mini GT Land Rover Defender 110 langka karena detail dari mobil itu sendiri. Seperti detail tambahan tangga, koper, dan rak yang terdapat di mobil.

Tak berhenti di situ, koleksi miniatur mobil nonHot Wheels yang juga langka yakni miniatur mobil Porsche Rauh Welt. Miniatur mobil dengan merk Tarmac jenis Porsche RWB 930 warna putih itu juga tergolong langka.

“Mobil ini tertera limited edition. Saya dapat via online dari Surabaya harganya sudah Rp 200 ribu,” ungkapnya.

Sembari mengoleksi miniatur mobil, Huda saat ini terus berupaya mengoleksi dan menjual beberapa koleksinya itu. Sebab, menjadi kolektor dan berjualan sudah tertanam di dirinya.

“Sudah terlanjur basah dan ini juga jadi profesi saya juga. Jadi ya tetap akan mengoleksi dan jualan Hot Wheels dan miniatur mobil selain Hot Wheels,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...