Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

DPR RI Minta Pemerintah Rapikan Data Stok Beras Ketimbang Impor

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Fathan Subchi menilai pemerintah harus merapikan data stok beras yang aman di dua kementerian. Dua kementerian yang dimaksud, adalah Kementrian Pertanian dan Kementrian Perdagangan.

“Terkait dengan stok beras yang aman, tentunya menjadi domainnya pemerintah pusat. Harus dipastikan datanya sama,” kata dia, Sabtu (27/3/2021).

Sementara terkait isu yang berembus kian kencang di mana pemerintah akan melakukan impor beras, pihaknya meminta untuk tidak melakukan impor dengan mudahnya.

Terlebih, kata dia, kebijakan tersebut dianggap mengesampingkan produksi beras dalam negeri. Selain itu, lanjut dia, juga bertentangan dengan komitmen presiden untuk mendukung pengembangan produksi nasional.

“Kami yang dari Fraksi PKB jelas menolak rencana impor beras tersebut, sama seperti Ketum kami,” tegasnya.

Alasannya, kata dia, impor beras dipastikan memukul petani karena petani sebagai jantung pertumbuhan ekonomi negara.

Oleh karena itu, Bulog juga diminta untuk memprioritaskan serapan gabah petani. Mengingat saat ini sudah memasuki masa panen. “ Kalau nanti ada impor, dikhawatirkan bisa menekan harga jual beras petani,” tambahnya.

Padahal, lanjut dia, pemerintah tengah berkonsentrasi meningkatkan taraf hidup petani. Termasuk di antaranya adalah kesejahteraan petani agar bisa naik sehingga berimplikasi pada pertumbuhan ekonomi.

“Para petani kemarin juga telah menolak, karena impor saat panen dipastikan merugikan mereka,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...