Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Corona di Kudus Sisakan 84 Pasien Aktif

Pasien yang dirawat di RS Aisyiah Kudus tengah sujud syukur usai dinyatakan sembuh dari corona baru-baru ini. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus masih mencatat adanya penambahan kasus corona baru dalam wilayah. Yakni sebanyak lima pasien pada Jumat (26/3/2021) malam.

Adanya penambahan kasus baru tersebut, tidak terlalu mempengaruhi jumlah pasien aktif yang ada di Kabupaten Kudus saat ini. Pasalnya, jumlah pasien sembuh juga bertambah sebanyak sembilan orang di waktu yang sama.

“Sehingga jumlah kasus aktif kini berada di angka 84 pasien. Rinciannya, 27 pasien menjalani perawatan dan 57 pasien menjalani isolasi mandiri,” ucap Satgas Penangaban Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi, Sabtu (27/3/2021).

Sementara untuk jumlah pasien sembuh kini, kata Andini, berada di angka 5.113 pasien. Kemudian untuk angka kematian, berada di angka 517 pasien. Dari total kasus sebanyak 5.714.

“Jumlah tersebut masih bisa bertambah, karena saat ini penambahan pasien sembuh dan kasus baru bersifat fluktuatif,” kata dia.

Selain itu, Kabupaten Kudus juga masih memiliki 5235 kontak erat masih dipantau, 22 suspek, dan 78 probable. Dari 22 suspek dalam wilayah sebayak 19 dirawat dan 3 isolasi mandiri.

“Untuk 78 kasus probable semuanya meninggal,” sambungnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan 3M. Yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

Hal tersebut dikarenakan 3M adalah cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan.

“Kami harap masyarakat tak abai akan ini, itu adalah cara ampuh untuk menangkal virus corona,” kata dia

Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal.

“Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” jelas dia.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...