Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Entok Asap Super Empuk di Kudus Ini Sayang Jika Dilewatkan

Proses pengasapan entok asap di rumah makam Entok Asap Cowbois Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pecinta kuliner di Kota Kretek tentu sudah tak asing dengan aneka olahan masakan yang berbahan unggas entok atau mentok. Namun, ada yang berbeda dengan olahan unggas entok di rumah makan Entog Asap Cowbois yang berada di Jalan Ganesha nomor 25, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus ini.

Sesuai namanya, entok asap dengan tekstur daging yang super empuk disajikan di rumah makan tersebut. Tak hanya itu, dipadu dengan sambal trasinya yang sangat pedas lengkap dengan lalapan, mampu menggoyangkan lidah pecinta kuliner.

Terlebih, sekitar dua pekan umat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Nah, menu entok asap ini juga cocok dijadikan sebagai santapan lezat dengan keluarga ataupun kerabat untuk berbuka puasa.

Pecinta kuliner tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, cukup dengan Rp 30 ribu sudah bisa menikmati satu porsi entok asap lengkap dengan sambal terasi dan lalapan. Atau satu ekor entok asap yang dibanderol dengan harga Rp 275 ribu.

Asro, Owner Entok Asap Cowbois menunjukkan olahan entok buatannya. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Owner Entok Asap Cowbois Asro mengatakan, rumah makan tersebut baru dirintisnya semenjak satu bulan terakhir. Menu entok asap dipilihnya lantaran di Kabupaten Kudus masih jarang rumah makan yang menyajikan olahan tersebut.

“Kalau entok goreng, tongseng entok kan sudah banyak, kalau entok asap itu masih jarang. Dulu waktu coba-coba itu sering gagal, sampai habis tujuh ekor entok, sampai menemukan rasa yang pas seperti saat ini,” katanya, Jumat (26/3/2021).

Dari mulai pemilihan entok, hingga proses memasaknya pun tidak sembarangan. Entok jantan berkualitas dipilih agar saat dimasak tetap bisa empuk dan menggoda selera.

“Pemilihan entok pilih yang ‘ngosos’ tapi tidak terlalu tua. Sebelum dimasak entok sudah dipastikan bersih tidak ada lagi bulu-bulu yang masih menempel,” ucapnya.

Setelah dipastikan bersih entok tersebut diungkep dengan bumbu-bumbu rempah rahasia selama satu jam. Setelah itu, entok yang sudah diungkep ditiriskan beberapa menit.

Kemudian tibalah proses khas yang membedakan dari olahan entok lain. Yakni pengasapan dengan kayu pilihan dan dengan olahan bumbu dapur pilihan agar rasa gurih entok asap makin merasuk.

“Proses pengasapan sekitar satu jam. Kayunya tidak bisa pakai sembarang kayu, yang paling bagus itu kayu mangga, kalau kayu seperti mahoni yang digunakan pengasapan nanti kurang enak,” ujarnya.

Setelah proses pengasapan, pecinta kuliner bisa meminta entok asap tersebut untuk digoreng juga atau langsung disajikan.

“Kalau biasanya itu saya goreng sebentar biar agak juicy. Tapi juga ada yang meminta tanpa digoreng,” terangnya.

Dalam satu hari, ia mampu terjual hingga 150 porsi atau setara dengan 15 ekor entok. Selain itu, di rumah makan tersebut juga menyajikan tongseng entok satu porsi Rp 30 ribu dan tongseng kepala entok satu porsi Rp 20 ribu.

“Kami juga menerima pesanan entok asap ataupun tongseng entok dalam jumlah banyak,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...