Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Empat Truk Tabrakan Karambol di Lingkar Timur Kudus, Dua Orang Meninggal

Salah satu truk yang terlibat kecelakaan beruntun semalam. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lingkar Timur, turut Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis (25/3/2021) malam. Kecelakaan tersebut, mengakibatkan dua orang meninggal dunia karena mengalami sejumlah luka.

Kanit Laka Satlantas Polres Kudus Ipda Firman Abit Prasetya mengatakan, kecelakaan beruntun itu melibatkan empat truk. Yakni truk tronton Izusu D-9582-AG, truk Mitsubishi B-9742-WYT dan dua truk tak dikenal.

“Kecelakaan terjadi semalam sekira pukul 22.15 WIB. Dua kendaraan truk yang tak dikenal meninggalkan lokasi, dan dua truk lain ringsek,” katanya, Jumat (26/3/2021).

Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat Isuzu truk tronton D-9582-AG yang dikemudikan Kustrimo (43) warga Desa Kalibalik RT 07 RW 02 Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang berjalan dengan kecepatan sedang dari arah selatan ke utara.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk tronton itu menabrak bagian belakang sebuah truk tidak dikenal yang sedang parkir.

Di saat yang bersamaan, Mitsubishi truk colt diesel B-9742-WYT yang dikemudikan Isbandi (47) warga Desa Tulangan RT 03 RW 03 Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang melaju di belakang tronton pun tak bisa menghindar.

“Setelah itu ada lagi truk yang tidak dikenal menabrak dari arah belakang lagi,” ucapnya.

Atas kejadian tersebut pengemudi Mitsubishi truk B-9742-WYT dan satu orang kernetnya Hariyono (55) warga Kota Sorong Provinsi, Papua Barat meninggal dunia

“Keduanya sempat dibawa ke Rumah Sakit Mardirahayu dan meninggal dunia,” ujarnya.

Tak hanya merenggut dua nyawa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kedua truk tersebut ringsek parah pada bagian depan. Dan mengakibatkan kerugian sekitar Rp 40 juta.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...