Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Kabar Gembira, Tahun Ini BLT UMKM Kembali Dicairkan, Segini Besarannya

Warga menunjukkan pecahan uang rupiah. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Pati – Kabar gembira bagi para pelaku usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) di Bumi Mina Tani. Pemerintah akan menyalurkan bantuan produktif usaha mikro (BPUM) atau yang dikenal BLT UMKM tahun ini. Hanya saja, terjadi perubahan nominal, yakni yang semula sebanyak Rp 2,4 juta, tahun ini hanya Rp 1,2 juta.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (DInkop-UMKM) Kabupaten Pati Wahyu Setyawati membenarkan hal tersebut. Bahkan saat ini pihaknya tengah menyusun langkah untuk melakukan sosialisasi kepada pelaku UMKM.

Baca: Pendaftaran BLT UMKM Pati Dilakukan Secara Online dan Offline, Begini Caranya

“Dilanjutkan lagi (BPUMnya). Ini masih tahap penggodokan, sudah ada arahan dari pusat, tetapi untuk pendaftaran memang belum dibuka,” katanya, Kamis (25/3/2021).

Namun, secara detail pembahasannya, dia mengaku masih belum mengetahui betul. Akan tetapi, dia memastikan bahwa BPUM tersebut akan kembali diberikan kepada pelaku usaha di tahun ini.

Sementara untuk prioritasnya sendiri, dari hasil  pengarahan memang untuk pelaku UMKM yang pada tahun 2020 lalu belum mendapatkan bantuan permodalan.

“Arahannya, memang yang sudah mendapatkan bantuan permodalan tahun lalu, tidak bisa mendaftar lagi. Tetapi ini baru arahan, belum pasti. Bisa saja nanti berubah,” imbuhnya.

Wahyu menambahkan, untuk tahun 2020 lalu, UMKM yang mendapatkan bantuan permodalan dari program Presiden tersebut diperkirakan ada sebanyak 40 ribu usaha. Sementara total UMKM yang sudah terdaftar di Dinkop sebanyak 60 ribu UMKM.

“Yang belum mendapatkan bantuan BPUM ini, ya sekitar 20 ribuan. Sehingga kalau nanti proses pendaftaran sudah dibuka, mereka bisa memaksimalkan kesempatan ini,” terangnya.

Dia mengakui memang jumlah bantuan ada pengurangan 50 persen dari tahun sebelumnya. Tetapi dengan jumlah tersebut, setidaknya kuota yang dibuka akan lebih banyak. Sehingga para pelaku UMKM yang belum mendapaTkan, peluang untuk memperoleh bantuan terSebut semakin besar.

“Semoga saja kuotanya tambah banyak, karena nominal bantuannya kan berkurang 50 persen,” harapnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...