Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pasien Sembuh dari Corona di Kudus Tembus 5.100 Orang

Warga Kudus tengah dirapid test di salah satu pasar tradisional beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Kabupaten Kudus kini tembus di angka 5.100 orang pada Kamis (25/3/2021). Dari total kasus akumulasi sebanyak 5.707 kasus.

Dari jumlah tersebut juga, masih terdapat 91 pasien aktif. Dengan rincian 28 pasien dirawat dan 63 pasien menjalani isolasi mandiri. Sementara untuk jumlah pasien meninggal, berada di angka 516 orang.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menyampaikan, pada Rabu malam sendiri ada tiga penambahan kasus baru, empat penambahan pasien sembuh, dan satu penambahan pada pasien meninggal.

Namun secara keseluruhan, tren penularan corona di Kabupaten Kudus berangsur menurun. Walau memang jumlah penambahan harian pasien sembuh, kasus baru, dan meninggal masih bersifat fluktuatif.

“Oleh karena itu kami tetap mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, mulai dari mencuci tangan, memakai masker, hingga menjaga jarak,” ucap dia Kamis (25/3/2021) pagi.

Selain karena jumlah pasien positif yang masih fluktuatif, di Kabupaten Kudus saat ini juga masih terdapat sebanyak 5.249 kontak erat masih dipantau, 22 suspek, dan 78 probable.

Dari 22 suspek dalam wilayah tersebut, ada sebayak 20 suspek dirawat dan dua suspek menjalani isolasi mandiri.

“Sementara untuk 78 kasus probable dalam wilayah, semuanya meninggal dunia,” sambungnya.

Andini menambahkan, semua tenaga kesehatan di Kabupaten Kudus terus berupaya untuk merawat dan menyembuhkan pasien suspek maupun positif yang bergejala.

Oleh karena itu, pihaknya berharap semua pasien positif maupun suspek bisa mengisolasi diri secara ketat dan benar. Hal tersebut demi memutus penularan rantai penyebaran virus corona.

Proses vaksinasi sendiri, kini terus dikebut untuk mengejar target sasaran. “Tracing dan tracking juga tetap kami laksanakan sesuai pedoman, semoga tren menurunnya kasus bisa terus terjadi,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...