Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sejumlah Desa di Kudus Mulai Cairkan BLT DD Pertama Satu Tahun 2021

Salah seorang penerima Blt DD tengah menunjukkan uang bantuan. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Sejumlah desa di Kabupaten Kudus mulai mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap satu tahun 2021 ini. Tercatat, sudah ada tujuh desa yang mulai mencairkan bantuan dengan nominal Rp 300 ribu per bulan tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kudus Adi Sadhono menyebutkan, tujuh desa tersebut di antaranya, Desa Ploso, Tanjungkarang, Nganguk, Demaan, dan Gondoharum.

“Dua desa lagi tengah diproses laporannya, tapi sudah melakukan pencairan,” ucap dia Kamis (25/3/2021).

Adi mengatakan, desa-desa yang telah menyalurkan BLT DD adalah desa yang memanfaatkan sisa Dana Desa pada tahun anggaran 2020 lalu. Hal tersebut dikarenakan masih banyak desa yang belum mencairkan dana desanya di tahun ini.

“Kalau untuk tahun ini, sudah ada sebanyak 44 desa yang mengajukan pencairan dana desa, kemungkinan segera cair dan BLT DD bisa segera dicairkan juga,” katanya.

Walau demikian, pencairan BLT DD tak bisa langsung dicairkan secara langsung walau kini telah masuk bulan ketiga. Desa, harus mencairkannya secara bertahap.

“Jadi walaupun ini sudah masuk bulan ketiga, tidak boleh langsung dicairkan tiga bulan atau tiga periode, harus dijeda dan bertahap,” ungkapnya.

Adi menambahkan, adanya keterlambatan pencairan Dana Desa adalah karena ada sejumlah aturan baru dalam pencairannya kini. Salah satunya adalah penunjukkan pejabat yang menandatangani surat pengantar pengajuan pencairan.

“Penunjukkannya juga harus melalui surat keputusan bupati,” jelasnya.

Untuk diketahui, besaran BLT DD saat ini hanya Rp 300 ribu untuk setiap keluarga penerima manfaat. Sementara di tiga bulan pertama kebijakan tersebut diberlakukan, nilai bantuannya mencapai Rp 600 ribu.

Alokasi BLT DD di masing-masing desa disesuaikan alokasi dana desanya. Untuk desa yang dananya di bawah Rp 800 juta per tahun maksimal 25 persen dialokasikan untuk BLT DD.

Sementara yang menerima Dana Desa Rp 800 juta sampai dengan Rp 1,2 miliar maksimal 30 persen. Kemudian jika di atas Rp 1,2 miliar maka alokasi maksimalnya 35 persen.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...