Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ikut Seleksi Tingkat Provinsi, Tujuh Atlet Difabel Grobogan Ditarget Lolos Peparnas

Ketua NPC Grobogan Sunar (baju batik) melepas atletnya mengikuti Selekda Jateng Peparnas 2021. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Sebanyak tujuh atlet difabel Grobogan ditargetkan bisa lolos memperkuat kontingan Jawa Tengah dalam ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) 2021 di Papua.

Hal itu disampaikan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Grobogan Sunar saat melepas keberangkatan atletnya untuk mengikuti seleksi daerah (selekda) tingkat Provinsi Jateng di Surakarta, Rabu (24/3/2021).

Menurut Sunar, ada 18 atlet yang ikut selekda di Surakarta dari tanggal 25-27 Maret 2021. Yakni, dari cabor tenis meja ada lima atlet, angkat berat (1), bulu tangkis (2), renang (2), atletik (5), panahan (2), dan catur (1).

Menurut Sunar, pada Peparnas tahun 2016 di Jawa Barat, ada lima atlet Grobogan yang ikut berlaga memperkuat kontingen Jateng. Dari catatan inilah, pihaknya menargetkan kalau jumlah atlet yang ikut Peparnas 2021 harus lebih banyak lagi dari sebelumnya.

“Dari 18 atlet ini, kami targetkan ada tujuh orang yang nantinya bisa masuk pelatda untuk persiapan Peparnas di Papua akhir tahun 2021. Jadi, harus ada peningkatan dari sebelumnya,” jelas Sunar.

Sunar menegaskan, sejauh ini prestasi atlet difabel di Grobogan cukup membanggakan. Soalnya, selain di level provinsi dan nasional, ada atlet yang sudah meraih prestasi di level internasional.

Antara lain, pada tahun 2018 lalu, atlet difabel Grobogan Sri Sugiyanti berhasil meraih tiga medali perak dan satu perunggu dalam even Asian Para Games. Penyandang tuna netra dari Desa Sengonwetan, Kecamatan Kradenan itu, meraih medali dari cabor balap sepeda.

Beberapa waktu sebelumnya, ada pula atlet difabel dari Grobogan yang juga meraih prestasi di level internasional. Yakni, atlet angkat berat Siti Mahmudah yang asalnya dari Desa Karangrejo, Kecamatan Gabus.

Kemudian, pada tahun 2019, ada atlet difabel yang mampu meraih medali perak dalam kejuaraan atletik di Tunisia. Yakni, Rizal Bagus Saktiono dari Desa/Kecamatan Geyer.

Kemudian, pada ajang Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jateng ke-III di Surakarta tahun 2018 lalu, kontingen Grobogan berhasil finish di urutan kesembilan.

“Sejauh ini, prestasi atlet difabel kita sudah menggembirakan. Tapi, saya minta agar prestasi ini terus ditingkatkan,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...