Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

DKK Kudus Kampayekan Bahaya TBC, Sosialisasi Lewat Radio dan Bagikan Ribuan Masker

Pembagian masker dan brosur tentang TBC yang dilakukan DKK Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Memperingari Hari Tuberkulosis (TB/TBC) sedunia yang jatuh pada Rabu (24/3/2021), Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melakukan kampanye bahaya penyakit tersebut. Kampanye pengendalian TBC pun dilakukan melalui radio dan pembagian brosur kepada pengguna jalan.

Selain itu, ribuan masker gratis juga dibagikan kepada pengguna jalan di Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Kota, Kudus.

Kasi Pencegahan dan Pengadilan Penyakit Menular (P2PM) DKK Kudus Nuryanto mengatakan, DKK Kudus berupaya untuk menekan angka penyakit dan kematian yang diakibatkan oleh TBC. Oleh karena itu, pihaknya melakukan sejumlah kegiatan memperingati Hari TBC Sedunia.

“Hari ini kami membagikan 2.000 masker kepada pengguna jalan, mengkampanyekan tentang TBC baik melalui brosur yang kami bagikan dan siaran langsung melalu Radio Suara Kudus,” katanya, Rabu (24/3/2021).

Kampanye yang dilakukan, lanjut dia, bertujuan agar masyarakat Kudus lebih mengenali lebih dekat tentang TBC. Mulai dari tentang penyakit TBC, mengenali bagaimana teknis penularan, gejalanya, hingga lama pengobatan.

“Salah satu penularan hampir sama dengan Covid-19, yakni melalui droplet atau percikan dahak dari penderita saat berbicara, batuk ataupun bersin. Jadi pembagian masker selain untuk mencegah penularan TBC juga bisa mencegah penularan Covid-19,” jelasnya.

Menurutnya, ketepatan dan kecepatan dalam mendiagnosa TBC sangatlah penting, untuk menekan dan memutus mata rantai penyakit TBC di Kota Kretek.

“Kami sudah mempunyai dua laborat rujukan tes cepat monokuler (TCM) di Puskesmas Kaliwungu dan RSUD Loekmono Hadi Kudus. Jadi wilayah barat kami rujuk ke Puskesmas Kaliwungu, daerah timur kami rujuk ke RSUD,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...