Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Intip Ambulans “Sultan” Penjemput Pasien Covid-19 Milik RS Mardi Rahayu Kudus

Suasana dalam ambulans emergency RS Mardi Rahayu Kudus. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kudus mendatangkan satu unit ambulans khusus penjemput pasien Covid-19 Kudus. Kendaraan ini dibekali dengan kecanggihan yang lebih dari ambulans lainnya, lengkap dengan alat-alat penunjang yang terbaru dan desain yang serba biru.

Ambulans dengan basis Hiace Premio tersebut, mulai beroperasi Rabu (24/3/2021) hari ini usai di-launching di selasar RS Mardi Rahayu. Unit ini bisa disebut ambulans mewah lantaran nilai dari mobil dan perangkat di dalamnya mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Direktur Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Pujianto menyebutkan, dari segi kualitas mobil dan alat penunjang, ambulans emergensi tersebut sudah sangat aman dan nyaman untuk penjemputan pasien Covid-19.

“Kalau di harga, unit dengan perangkatnya bisa mencapai Rp 1 miliar lebih,” kata Puji.

Direktur RS Mardi Rahayu Kudus saat meresmukan ambulans emergensi yang baru, Rabu (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

Ia menyebut, ada sejumlah keunggulan yang dimiliki ambulans tersebut. Salah satunya adalah sistem sirkiulasi udara yang dipakai.

Sistem sirkulasi udara di dalam mobil akan mengganti udara di dalam ambulans dengan udara segar secara terus menerus dengan kecepatan tinggi. “Kecepatannya bisa 10-58 kali per jam atau 10-58 ACH (air change per hour),” rincinya.

Angka tersebut, kata Puji setara atau bahkan lebih tinggi dibanding standar untuk ruang isolasi khusus Covid-19.

Di dalam ambulans juga, terdapat High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter di saluran udara masuk dan keluar. Sehingga udara yang masuk ke dalam ambulans benar-benar bersih dan aman untuk pasien dan tenaga kesehatan.

“Sementara udara yang ke luar dari ambulans benar-benar aman untuk lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Puji menambahkan, HEPA filter di ambulans emergensi ini memiliki efisiensi 99,97 persen untuk menyaring dan menahan partikel di udara sampai ukuran terkecil 0,02 mikron.

Sehingga virus penyebab Covid-19 yang ukurannya lebih besar sekitar 0,125 mikron sudah pasti ikut tersaring dan tertahan di HEPA filter.

“Selain dari sistem penyaringan udara, banyak lagi fitur-fitur canggih yang melengkapi ambulans tersebut,” terangnya.

Untuk tarifnya sendiri, akan dipatok sesuai standar rumah sakit dan dibebankan pada penyewa. Hal tersebut dikarenakan untuk biaya ambulans, sampai saat ini belum bisa diklaimkan sebagai penanganan Covid-19. “Karena bisa saja masuk suspek, ketahuan positifnya baru pas dirawat,” jelasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...