Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Jadi Tolok Ukur Bergulirnya Liga, Begini Ketatnya Protokol Kesehatan di Piala Menpora

Badan Liga Indonesia Baru saat melakukan undian pembagian grup. (PT Liga Indonesia Baru)

MURIANEWS, Kudus – Piala Menpora 2021 sudah digulirkan sejak Minggu (21/3/2021) di Stadion Manahan Solo pukul 15.15 WIB. Protokol kesehatan yang ketat diterapkan sejak pembukaan hingga penyelenggaraan babak penyisihan.

Pembukaan yang digelar terbilang sederhana. Pembukaan Piala Menpora hanya diisi sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali dan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Penerapan protokol kesehatan juga diterapkan saat pemain memasuki lapangan. Pemain dari masing-masing kubu juga berjalan memasuki lapangan dengan berjarak.

Penerapan menjaga jarak juga diterapkan saat sesi foto tim. Masing-masing pemain berdiri dan jongkok disertai dengan menjaga jarak.  Jika dicermati, beberapa pemain masih tampak kebingungan dengan adaptasi baru ini saat berpose sambil menjaga jarak.

Kondisi seperti ini berbeda sebelum pandemi Covid-19. Pasalnya, sebelum adanya pandemi sesi foto dilakukan berdekatan tanpa adanya jarak.

Saat dihubungi MURIANEWS, Covid-19 Task Force Officer Piala Menpora venue Solo, dr Iwan Wahyu Utomo mengatakan, protokol kesehatan sudah diterapkan selama bergulirnya Piala Menpora 2021. Mulai dari sebelum pertandingan hingga setelah pertandingan.

“Di dalam stadion hanya diperbolehkan 299 orang saja. Meliputi pemain, ofisial, panpel, keamanan, dan media. Sebelum masuk stadion harus swab antigen dengan hasil negatif Covid-19,” katanya, Selasa (23/3/2021).

Lebih lanjut, dr Iwan Wahyu Utomo juga menyampaikan terkait penyemprotan disinfektan sebelum dan sesuah pertandingan. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Sebelum dan sesudah pelaksanaan pertandingan peralatan pertandingan disemprot dulu. Mulai dari bola, gawang, bus, dan locker room. Wajib menggunakan hand sanitizer dan cek suhu tubuh sebelum masuk stadion,” terangnya.

Prokes ketat tidak hanya diberlakukan selama di stadion, dr Iwan Wahyu Utomo juga membeberkan ketatnya protokol kesehatan saat pemain berada di hotel.

Diketahui, ada empat tim yang berlaga di Solo dengan venue Stadion Manahan. Keempat tim itu yakni Persikabo 1973, Arema FC, PSIS Semarang, dan Barito Putera.

Demi menjalankan protokol kesehatan, keempat tim yang menginap di Hotel The Royal Surakarta Heritage ditempatkan di lantai yang berbeda. Penerapan perbedaan lantai ini bertujuan agar antar pemain tidak saling bertemu.

“Satu tim satu lantai, atau satu tim dua lantai. Tempat makan dan meeting juga dipisah. Kami lakukan ini agar mereka tidak saling reuni dan bertemu. Kami juga mengimbau agar manajer, ofisial dari masing-masing tim agar mengingatkan pemain tidak sering ke luar hotel dan tetap beristirahat di kamar,” ungkapnya.

Dokter Iwan Wahyu Utomo berharap dengan adanya protokol kesehatan yang ketat dapat mencegah penyebaran Covid-19. Dia juga berharap tidak terjadi klaster baru selama perhelatan Piala Menpora.

“Harapan saya tidak ada klaster baru. Jangan sampai kompetisi ini jadi klaster baru. Karena Piala Menpora ini jadi acuan bergulirnya Liga 1 dan Liga 2,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...