Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Tunda Uji Coba Sekolah Tatap Muka untuk SD, Tingkat SMP dan SMA Tetap Lanjut

Harjuna Widada, Kepala Disdikpora Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus (Pemkab) menunda simulasi atau uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) yang rencanannya juga akan digelar untuk sembilan SD di Kudus. Sebelumnya simulasi PTM ini rencananya bakal dimulai pada awal April 2021.

Hal tersebut sesuai intruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hanya memperbolehkan menggelar simulasi PTM di tingkat SMP dan SMA sederajat. Sementara di tingkat SD, TK dan PAUD belum diperbolehkan.

“Kami baru mendapat surat resmi terkait hal itu dari Dinas Pendidikan Jawa Tengah kemarin sore. Dan rencana pelaksanaan simulasi di tingkat SD sementara kami tunda,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus Harjuna Widada, Selasa (23/3/2021).

Sementara, untuk simulasi PTM di empat sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat rencananya bakal digelar pada 6 April 2021. Keempat sekolah tersebut yakni, SMP 1 Jekulo, SMA 1 Bae, SMK Wisuda Karya, dan MA NU Banat Kudus.

“Seharusnya itu dari provinsi intruksinya mulai 5- 16 April 2021. Tapi 5 April 2021, di Kudus baru proses vaksin penyuntikan yang kedua, terpaksa kami mundur satu hari,” ungkapnya.

Baca: Kudus Siapkan Sekolah untuk Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Pihaknya juga sudah mulai melakukan pengecekan kesiapan sekolahan untuk menggelar simulasi PTM.

“Hari ini tadi kami ke SMP 1 Jekulo, kami cek kesiapan sarana protokol kesehatanya dan yang lain untuk persiapan simulasi PTM. Nanti jelang simulasi mulai kami cek kembali,” ucapnya.

Sementara Ketua PGRI Kudus Ahadi Setiawan mengimbau, agar saat pelaksanaan simulasi PTM nanti para guru harus bisa memastikan protokol kesehatan berjalan dengan ketat. Baik di lingkup siswa ataupun dilingkup guru itu sendiri.

“Meski sudah divaksin, kalangan guru harus tetap waspada dan protokol kesehatan harus diperketat. Sarana prasarana yang mendukung terciptanya protokol kesehatan ketat harus terus di kontrol agar selalu siap ketika mau digunakan,” tandasnya.

Baca: Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Jateng Mulai 5 April, Digelar di 140 SMP dan SMA Sederajat

Sebelumnya Pemkab Kudus telah menyiapkan sejumlah SD untuk menggelar simulasi. Yakni SD 2 Garung Kidul, SD nganguk, SD 2 Jetis Kapuan, SD Berugenjang, SD 1 Golantepus, SD 2 Hadipolo, SD 3 Peganjaran, SD 1 Rahtawu, dan SD 8 Kandangmas. Namun simulasi untuk tingkat SD ini akhirnya ditunda.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...