Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hari Ini Tilang Elektronik Mulai Berlaku di Kudus, Lima Kamera Terpasang 

Launching E-TLE di wilayah Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Polres Kudus resmi me-launching tilang elektronik atau E- TLE (electronic traffic law enforcement) Selasa (23/3/2021) di Command Center Pendapa Kudus. Artinya, tilang elektronik mulai diberlakukan mulai hari ini.

Sejumlah kamera pengintai telah dipasang di lima titik traffic light di Kudus. Tak hanya itu, anggota Satlantas Polres Kudus yang berpatroli juga dilengkapi dengan action camera yang terpasang pada helm.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma mengatakan, Ekamera tersebut digunakan untuk mendeteksi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas.

Launching ini serentak di seluruh wilayah Indonesia. Jadi sudah tidak ada lagi penindakan oleh anggota di jalan. Semua pakai tilang elektronik,” katanya, Selasa (23/3/2021).

Lima titik kamera CCTV telah dipasang di traffic light yang ada di Kudus. Yakni, traffic light Bejagan Kudus, traffic light Penthol Kudus, traffic light Barongan Kudus, traffic light Simpang Tujuh Kudus dan traffic light DPRD Kudus.

Selain kamera E-TLE, lanjut dia, pihaknya juga menghadirkan action camera yang dinamakan KOPEK (Kamera Portable Penindakan Pelanggaran Kendaraan Bermotor). Yang bertujuan untuk meng-cover wilayah yang belum terpasang kamera E-TLE.

Action camera untuk helm kendaraan roda dua untuk merekam pelanggaran lalu lintas di seluruh wilayah Polres Kudus saat anggota melaksanakan patroli. Dan untuk pemasangan kamera E-TLE di titik lain dalam secepatnya akan bertambah secara bertahap,” jelasnya.

Adanya pemberlakuan E-TLE tersebut akan menindak berbagai jenis pelanggaran lalu-lintas. Antara lain tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, melanggar marka jalan, hingga melanggar batas kecepatan.

“Ini juga untuk mengantisipasi adanya anggota yang melakukan pungli di jalan. Dan untuk menciptakan kondisi masyarakat Kudus yang tertib dan patuh terhadap hukum,” ungkapnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...