Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Dianggarkan Rp 8 Miliar, Perbaikan Jalan di Jepara Tunggu Refocusing

Para pekerja melakukan pengaspalan jalan di Lingkar Barat Jalan Kudus – Jepara (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Jepara – Kondisi jalan-jalan di wilayah Kabupaten Jepara saat ini mengalami banyak kerusakan. Namun upaya perbaikan masih belum bisa dilakukan, karena beberapa kendala.

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Jepara menyatakan perbaikan belum memungkinkan, karena masih sering turun hujan. Namun kini, kendala lain muncul, setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk tidak menggunakan anggaran sebelum dilakukan refocusing anggaran.

Kepala DPU PR Jepara, Ari Bahtiar menyatakan, untuk perbaikan jalan di wilayah Jepara, sebenarnya sudah ada alokasi anggaran Rp 8 miliar. Namun anggaran ini, sampai menjelang akhir Maret masih belum bisa digunakan.

Pemerintah kembali mengeluarkan kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Kebijakan ini mengharuskan semua anggaran tidak boleh digunakan dulu sebelum ada refocusing anggaran.

“Refocusing anggaran sampai saat ini masih dalam proses pembahasan dan pengkajian. Sehingga memang belum bisa sepenuhnya dilakukan perbaikan jalan menggunakan anggaran yang sudah dialokasikan. Kami masih menunggu refocusing selesai seluruhnya,” ujar Ari Bahtiar, Senin (22/3/2021).

Ari Bahtiar, juga tidak memungkiri ada banyak jalan yang saat ini mengalami kerusakan dan harus segera mendapatkan penanganan. Namun karena situasi dan kondisi yang terjadi, hal ini masih tertunda pelaksanaannya.

Anggaran yang sudah dialokasikan, juga masih menunggu apakah terkena refocusing atau tidak. Sebab bisa saja dikurangi atau malah dibatalkan, dalam proses refocusing ini.

Hanya ia memastikan perbaikan jalan masih tetap dilakukan, untuk kerusakan-kerusakan yang sifatnya ringan. Sedangkan yang mengalami rusak berat dan membutuhkan biaya besar, masih belum bisa dilaksanakan, lantaran memang masih harus menunggu kebijakan.

“Pasti nanti akan diperbaikilah. Cuman memang harus sabar dulu menunggu anggarannya. Memang sudah banyak yang rusak. Untuk yang ringan akan diupayakan segera diperbaiki. Namun untuk yang rusak berat, masih menunggu kepastian anggarannya dulu,” tambah Ari Bahtiar.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...