Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Indonesia Resmi Laporkan BWF ke Pengadilan Internasional

Tim Indonesia di All England 2021 saat tiba di Birmingham, Inggris, Sabtu (13/3/2021) lalu. (PBSI)

MURIANEWS, Jakarta – Kasus yang menimpa tim Indonesia di All England berbuntut panjang. Indonesia melalui Komite Olimpiade Indonesia, resmi melaporkan Federas Bulutangkis Dunia (BWF) ke Pengadilan Olahraga Internasional (CAS).

Hal ini pertama kali terungkap lewat unggahan akun Badminton Talk, pada Senin (22/03/21) di Twitter.

“Komite Olimpiade Indonesia resmi melayangkan gugatan ke Pengadilan Olahraga Internasional (CAS) mengenai penanganan tim Indonesia di All England, tulis akun tersebut saat merilis kabar bahagia itu.

“Mari kita kawal dengan bijaksana tanpa perlu melakukan hate speech ke pihak manapun,” imbuhnya seperti dikutip Indosport.

Sebelumnya, Raja Sapta Oktohari, selaku ketua NOC juga sudah menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan PBSI, Kemenpora, Kemenlu, dan Asian Badminton Federasi untuk mengusut masalah ini.

“Kami melihat apa yang dilakukan BWF sangat tidak profesional. Kami sudah komunikasi dengan PBSI, Kemenpora, Kemenlu, Asian Badminton Federation dan kami akan teruskan skandal ini ke Pengadilan Arbritase Olahraga Internasional,”, kata Raja Sapta Oktohari, selaku ketua NOC, seperti dilansir dari CNNIndonesia.com.

Seperti diketahui, permasalahan ini muncul karena salah satu penumpang di pesawat yang ditumpangi tim Merah Putih dari Istanbul ke Birmingham pada Sabtu (13/3/21), dinyatakan positif Covid-19.

Akibat hal ini seluruh tim kontingen Indonesia dipaksa mundur dari turnamen ini. Tim Indonesia sendiri sebenarnya juga sudah mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan panitia kejuaraan. Salah satunya mengikuti swab test PCR saat tiba di Birmingham, Sabtu (13/03/21).

Hasilnya pun semua dinyatakan negatif. Meski begitu, keputusan NHS dan BWF untuk mencoret Indonesia dari All England adalah final alias tidak bisa di ganggu gugat.

Untuk bisa pulang lebih cepat sesuai dengan regulasi pemerintah Inggris, Kevin Sanjaya dkk harus menjalani isolasi mandiri hingga 23 Maret.

Meski demikian, berkat koordinasi yang baik antara PBSI, KBRI, Kemenlu, dan Kemenpora, tim bulutangkis Indonesia akhirnya bisa pulang lebih cepat.

Tim bulutangkis Indonesia berangkat dari London, Inggris pada, pada Minggu (21/03/21) pukul 17.40 waktu setempat dengan menggunakan maskapai Turkish Airlines TK1972.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Indosport, CNN Indonesia

Comments
Loading...