Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Jepara Pertahankan Layanan Adminduk Online, Ini Sebabnya

Disdukcapil Kabupaten Jepara menggelar bintek Sikumisku selama 3 hari, mulai Senin (22/3/2021). (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Layanan Administrasi Kependuduk (Adminduk) di Kabupaten Jepara secara online (daring) akan terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara. Meskipun awalnya dilakukan sebagai antisipasi pandemi Covid-19, layanan daring yang dibuka ternyata malah memberi manfat lebih baik untuk masyarakat.

Sekda Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko menyatakan, Pemkab Jepara berkomitmen akan memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara daring meskipun suatu saat pandemi Covid-19 berakhir. Pelayanan daring ini tetap berlanjut karena banyak manfaat yang diperoleh masyarakat. Pelayanan menjadi lebih mudah, cepat dan murah.

“Layanan Adminduk daring semula digunakan untuk membatasi kontak langsung petugas dengan masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus Covid-19. Namun dari evaluasi kami, pelayanan daring justru sangat efektif. Terbukti, semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dari pelayanan ini. Tidak ada alasan untuk menghentikan layanan daring ini,” kata Edy Sujatmiko, saat membuka Bimbingan Teknis Sikumisku, di Gedung Shima, Senin (22/3/2021).

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, Sri Alim Yuliatun, menjelaskan bahwa aplikasi SiKumisku sebenarnya sudah dikembangkan sejak 2019. Hanya saja aplikasi tersebut tidak berlanjut sejak terbitnya Permendagri Nomor 109 Tahun 2019.

Aplikasi ini merupakan embrio KIOS Layanan Adminduk Desa yang akan dikembangkan di setiap desa di seluruh Indonesia. KIOS Layanan Adminduk Desa merupakan amanah Kemendagri untuk mendekatkan pelayanan sampai tingkat desa. Pengembangannya, diharapkan bisa mendapatkan dukungan pemerintah desa, baik berupa SDM maupun infrastruktur lainnya.

“Aplikasi Sikumisku atau Sistem Aplikasi Pelaporan Peristiwa Penting dan Peristiwa Kependudukan) yang sekarang ini, merupakan hasil penyempurnaan aplikasi yang lama. Untuk menyesuaikan, sesuai regulasi yang ada,” kata Sri Alim Yuliatun, Senin (22/3/2021) dalam kesempatan yang sama.

Aplikasi Sikumisku sendiri diharapkan bisa mengitegrasikan data-data yang berkaitan dengan kependudukan di masing-masing desa. Karena itu, masing-masing desa harus bisa mengapload data-data ke sistem aplikasi ini.

Untuk itu, Disdukcapil Kabupaten Jepara menggelar bintek Sikumisku selama 3 hari, mulai Senin (22/3/2021). Bintek 3 tahap ini diikuti oleh perwakilan dari 195 desa dan kelurahan serta utusan dari masing-masing kecamatan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...