Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

2.430 Orang di Grobogan Sudah Berhasil Sembuh dari Corona

Ilustrasi. (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Jumlah orang yang berhasil sembuh dari virus corona atau Covid-19 di Grobogan bertambah cukup banyak, Senin (22/3/2021). Perkembangan hari ini, ada 14 orang yang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Dengan data ini, maka totalnya sudah ada 2.430 orang yang sembuh dari Covid-19.

“Ada 14 orang yang dinyatakan sembuh hari ini. Sedangkan hari Minggu kemarin ada enam orang yang sembuh,” jelas Ketua Harian GTPP Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih.

Endang mengungkapkan, selain 14 pasien sembuh, perkembangan hari ini terdapat empat kasus baru positif Covid-19. Sementara kasus kematian pasien positif Covid-19 ada satu orang.

Untuk empat kasus baru hari ini berasal dari empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwodadi, Geyer, Godong, dan Gubug. Sedangkan pada 15 kecamatan lainnya nihil kasus baru pada hari ini.

“Dari empat kasus baru hari ini, semuanya dirawat di rumah sakit. Satu dirawat di Semarang dan tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit yang ada di Grobogan,” sambung kepala BPBD Grobogan itu.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif corona di Grobogan secara komulatif bertambah jadi 2.736 orang. Rinciannya, jumlah pasien sembuh bertambah jadi 2.430 orang, dan pasien meninggal 206 orang.

Sementara jumlah pasien yang masih dirawat maupun menjalani isolasi mandiri ada 100 orang.

Terkait kondisi itu, Endang kembali mengingatkan pada masyarakat bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari supaya terhindar dari penularan Covid-19.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...