Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

300 Liter Miras Pesanan Jurkam Pilkades di Pati Gigagalkan Polisi, Modusnya Ditutup Pakai Sayuran

Petugas mengamankan ratusn liter miras oplosan yang merupakan pesnan salah satu juru kampanye Pilkades Pati. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Satuan Tugas (Satgas) Kebo Landoh Sabhara Polres Pati berhasil menggagalkan pengiriman miras yang dipesan oleh salah seorang juru kampanye (jurkam) Pilkades di Kecamatan Margoyoso. Rencananya, miras tersebut adalah untuk menjamu para pendukung pada sata pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 10 April mendatang.

Kasatgasus Kebo Landoh AKP Dafid Paradi mengatakan, penggagalan itu mulanya berasal dari laporan warga, terkait akan adanya pengiriman miras yang menuju Kecamatan Margoyoso.

Kemudian sekitar Pukul 23.00 WIB di jalan Juwana-Tayu, turut Desa kertomulyo, Kecamatan Trangkil Minggu (21/3/2021) malam, petugas langsung berjaga di lokasi tersebut.

”Saat berjaga, petugas mendapati seorang pengendara motor yang dibelakangnya membawa brojong berisi sayuran, melintas di lokasi. Karena merasa curiga, petugas kemudian membuntuti pengendara motor tersebut,” katanya.

Rupanya, lanjutnya, pengendara tersebut sedang membawa minuman keras (miras) oplosan sebanyak 300 liter. Petugas pun langsung memberhentikan pelaku dan memeriksa brojong yang ada di belakang motor tanpa plat nomor tersebut.

Anggota Satgas Kebo landoh saat mengagalkan Distribusi Miras Oplosan (MURIANEWS/Cholis Anwar)

”Ternyata memang ada miras oplosan yang dibungkus menggunakan karung. Selain itu, miras juga dimasukkan ke dalam botol air meniral untuk mengelabuhi petugas,” terangnya.

Dia melanjutkan, pelaku yang membawa miras tersebut mengaku hanya seorang kurir. Miras oplosan itu didapat dari produsen rumahan yang ada di Kabupaten Kudus.

Rencananya miras itu akan dikirim ke Kecamatan Margoyoso karena merupakan pesanan dari beberapa juru kampanye pasangan calon kepala desa.

”Motif pelaku memang menggunakan brojong yang di atasnya berada sayuran. Tetapi di bawah sayuran itu, terdapat miras oplosan yang dibungkus dengan karung. Informasi yang kami dapat, itu merupakan pesanan salah seorang pasangan calon pilkades,” terangnya.

Petugas pun kemudian membawa miras tersebut ke Markas satgas Kebo Landoh untuk dilakukan pendataan. Dafid pun berpesan agar masyarakat elalu menjaga kondusifitas dalam penyelenggaraan pilkades serentak ini.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...