Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sempat Kosong, Persediaan Darah AB di PMI Grobogan Kini Ada Tujuh Kantong

Ilustrasi. (Pixabay)

MURIANEWS, Grobogan – Persediaan darah yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI) Grobogan saat ini cukup minim. Di mana, persediaan darah pada pagi tadi hanya tinggal 69 kolf atau kantong.

Rinciannya, darah golongan A sebanyak 22 kolf, golongan B ada 30 kolf, golongan O ada 17 kolf dan golongan AB masih 0 kolf atau kosong.

Kasi Pelayanan PMI Grobogan Gesit Kristyawan mengungkapkan, stok darah yang dimiliki sudah bertambah 20 kolf pada sore hari tadi menjadi 89 kolf.

Stok yang ada ini terdiri dari darah golongan A sebanyak 17 kolf, golongan B ada 36 kolf, golongan O ada 29 kolf dan golongan AB ada tujuh kolf.

“Tadi pagi, stok golongan AB memang sempat kosong. Namun, pada sore ini sudah ada stok sebanyak tujuh kantong atau masih minim. Stok darah ini bisa berubah datanya setiap saat karena terpakai serta ada pendonor yang menyumbangkan darahnya,” jelasnya, Sabtu (20/3/2021).

Menurut Gesit, selama pandemi, termasuk saat adanya kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), persediaan darah yang dimiliki masih cukup terjaga.

Artinya, meski jumlahnya tidak siginifikan dibandingkan sebelum pandemi, tetapi persediaan yang dimiliki tiap hari dinilai selalu mencukupi kebutuhan.

“Selama masa pandemi ini, para pendonor rutin masih tetap menyumbangkan darahnya. Dengan adanya pendonor rutin inilah persediaan darah bisa tetap terjaga,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan upaya jemput bola terhadap pendonor yang mau menyumbangkan darahnya.

Seperti di desa-desa, instansi, hingga organisasi kemasyarakatan. Meski demikian, kegiatan keliling untuk menjemput pendonor saat pandemi ini sedikit dikurangi sebagai upaya membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.

“Untuk pelayanan di unit donor darah PMI Grobogan masih berjalan seperti biasa. Meski demikian, dalam pelaksanaannya, sangat memperhatikan protokol kesehatan,” imbuhnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...