Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Satu Atlet Sukun Tennis Club Perkuat Skuad Jateng di PON Papua

Petenis Sukun Tennis Club Aulia Risma masuk dalam skuad Jawa Tengah untuk PON XX di Papua mendatang. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Satu petenis Sukun Tennis Club melenggang mulus menuju skuad Jawa Tengah untuk gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua mendatang. Satu petenis tersebut adalah Aulia Risma.

Dalam seleksi Aulia sama sekali tak tersentuh kekalahan.  Meski demikian, lawan yang dihadapi bukanlah yang hanya sekadar pelengkap saja. Mulai dari perwakilan Kota Semarang, Sukoharjo, hingga seorang polisi yang kini bertugas di Polda Metro Jaya asal Tegal.

“Namun semua bisa Aulia atasi, paling banyak musuh dapat empat, ada yang langsung di-nol sama Aulia,” ucap Manager Sukun Tennis Club Terry Sugijatti Pranoto, Sabtu (20/3/2021).

Pihaknya pun percaya Aulia bisa berbicara banyak di PON tersebut. Mengingat sampai saat ini, Aulia merupakan pemain andalan Sukun Tennis Club dengan segudang prestasi.

“Tentu, kami percaya dia bisa melakukan yang terbaik untuk Jawa Tengah,” sambung dia.

Pihak Sukun Tennis Club sendiri kini masih terus menggembleng atlet-atlet di bawah naungannya. Semua proses penggemblengan yang selama ini dilakukan juga mulai menampakkan hasil.

Tak jarang, tawaran-tawaran kuliah ke luar negeri atau beasiswa dalam negeri bisa diraih oleh atlet di bawah naungan klub itu. Mulai dari UNS Surakarta, hingga tawaran kuliah di US Amerika.

“Aulia merupakan salah satunya, dia kini berkuliah di Undip karena prestasi tenisnya. Belum dengan beasiswa dari KONI Pusat, Aulia diberi beasiswa penuh dari KONI pusat untuk kuliah di London School Public Relation,” kata Terry.

Walau demikian, pihaknya berharap anak-anak asuh yang kini telah berkembang sangat pesat untuk tetap membumi dan terus berlatih. Dengan begitu, batas kemamupan maksimal mereka bisa dilampaui untuk menjadi yang lebih baik lagi.

Sementara untuk anak asuhnya yang kini tengah berproses, pihaknya menekankan untuk terus bersemangat dan terus berlatih dengan maksimal. Dengan begitu, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi juara-juara selanjutnya.

“Anak-anak harus lebih kerja keras lagi dalam berlatih baik di lapangan maupun fisik di luar lapangan agar mempunyai masa depan yang gemilang melalui tenis,” tekkannya.

Pihaknya pun kini juga berupaya untuk mengembangkan bibit-bibit baru di usia 10 dan 12 tahun. Untuk diproyeksikan sebagai petenis yang handal dan menjanjikan di masa depan.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...