Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Pemilik Proyek PLTU Tanjung Jati B Akui Ada Pekerja yang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Pembangunan PLTU Tanjung Jati B unit 5-6 Jepara. (MURIANEWS.com/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Kabar mengenai adanya pegawai PLTU Tanjung Jati B terutama di kawasan proyek PLTU 5-6, akhirnya mendapatkan klarifikasi dari Sumitomo Corp, selaku pemilik proyek.

Melalui Site GM-nya, Junichi Tanimoto, mereka tidak memungkiri kasus-kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terjadi di lingkungan proyek mereka. Namun, mereka juga memastikan semua sudah ditangani dan tidak diabaikan begitu saja.

Junchi Tanimoto, yang merupakan warga Jepang itu menegaskan, dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, mustahil jika ribuan pegawai di Proyek PLTU Tanjung Jati B 5-6 tidak ada yang terpapar Covid-19.

Namun projek ini tidak bisa disamakan dengan pekerjaan lainnya, karena merupakan objek vital nasional Indonesia. Karena itu, dalam situasi apapun tetap harus diteruskan pengerjaannya.

Meski begitu, berbagai upaya penanganan Covid-19 sejauh ini benar-benar mendapatkan perhatian serius dari pihaknya. Pemeriksaan terhadap para pekerja dilakukan dengan ketat terhadap seluruh pegawai di masing-masing perusahaan yang terlibat.

Setiap pekan pada hari Senin juga dilakukan swab antigen yang akan ditindak lanjuti dengan penanganan-penanganan lanjutan jika ada kasus-kasus yang ditemukan.

“Jadi bohong itu kalau kami tidak mengakui adanya penularan covid 19 di lingkungan kerja kami. Kami harus katakan ‘iya’, memang ada. Namun semuanya kami pastikan tertangani dengan sebaik-baiknya. Mereka yang positif dalam kondisi bagus akan langsung melakukan isolasi. Sedangkan yang menunjukan gejala, akan langsung dikirim ke RS,” ujar Junichi Tanimoto, Jumat (19/3/2021).

Sementara itu, Bambang Wijanarko, Staff kepercayaan Junichi Tanimoto menyebutkan, secara komulatif ada 423 kasus terkonfirmasi positif covid 19 terjadi di lingkungan proyek 5-6. Angka itu terjadi sejak awal pandemic Covid-19 terjadi. Sebanyak 283 orang sudah dinyatakan sembuh, sementara empat orang meninggal dunia.

Sisanya sebanyak 132 orang masih mendapatkan penanganan, di mana 128 orang di antaranya menjalani isolasi di sejumlah tempat dan empat orang dirawat di sejumlah RS di Jepara.

“Kami pastikan dalam masalah ini kami serius melakukan penanganan. Semua yang dalam kondisi OTG pasti akan langsung menjalani isolasi di tempat yang sudah disiapkan. Sedangkan yang kondisinya ada gejala langsung dikirim ke RS untuk dirawat. Kami ada Tim Penanganan, yang setiap pekan melakukan swab antigen secara mandiri, sehingga kami menemukan kasus sejumlah itu,” ujar Bambang Wijanarko.

Saat ini Proyek PLTU Tanjung Jati B 5-6 sudah mulai menuju tahap akhir pembangunan. Ada sekitar 5000 orang pekerja terlibat dalam proyek saat ini. Sekitar 4000-an pekerja berada di lingkungan proyek, sementara yang lainnya menjalani sistem WFH (Work From Home).

Pada Desember 2021 ini, Unit 5 ditargetkan sudah akan 100 persen selesai. Sementara untuk Unit 6 ditargetkan rampung 100 persen pada April 2022.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...