Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Sukun Samping
Sukun Samping

Bayi yang Ditinggalkan di Teras Rumah Warga Jepang Kudus Kini Diadopsi

Bayi perempuan yang ditinggalkan di teras rumah warga tengah berada di Puskesmas Jepang, Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Bayi perempuan berusia tujuh bulan yang ditinggalkan oleh ibunya di teras rumah Kusni warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Selasa (16/3/2021) akhirnya telah diadopsi oleh warga.

Kapolsek Mejobo AKP Cipta membenarkan bahwa bayi tersebut telah diadopsi. Pihaknya juga sudah melakukan mediasi kepada pihak keluarga ibu bayi dan keluarga laki-laki yang diduga sebagai bapak bayi tersebut.

“Bapaknya bayi (SP) sudah kami bawa ke polsek, sudah kami klarifikasi dan pertemukaan dua belah pihak keluarga. Keluarga sudah mengizinkan semua. Yang mengadopsi itu orang Jakenan, Kabupaten Pati, tapi aslinya orang Payaman Kudus,” katanya, Kamis (18/3/2021).

Setelah keduanya dipertemukan, ternyata SP masih berkeluarga. Namun, SP berjanji akan tetap bertanggung jawab. “Laki-lakinya itu berjanji mau bertanggung jawab. Tapi memang masih punya istri, belum cerai,” ujarnya.

Lebih lanjut, saat itu ibu sang bayi tidak berniat membuang bayi perempuanya tersebut. Melainkan berniat menitipkan buah hatinya ke rumah ibu dari SP, dengan harapan SP mau bertanggungjawab.

“Itu niatnya dititipkan bukan dibuang, Bu Kusni itu neneknya, dengan tujuan bapak bayi itu pulang dan bertanggungjawab, kemarin sudah kami damaikan. Proses adopsinya baru diurus di Dinas Sosial” ungkapnya.

Baca: Malam-Malam, Bayi Perempuan Ditinggalkan Begitu Saja di Teras Rumah Warga Desa Jepang Kudus

Diberitakan sebelumnya, bayi perempuan berusia tujuh bulan ditinggalkan di teras rumah Kusni (60) warga Desa Jepang RT 2 RW 9, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Selasa (17/3/2021) malam. Penemuan bayi itu sempat  membuat geger warga setempat.

Bayi tersebut  ditinggalkan perempuan yang merupakan ibu kandungnya berinisal S warga Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Bayi perempuan tersebut juga sempat dibawa ke Puskesmas Jepang untuk mendapatkan perawatan.

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...