Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Lakon Legenda Teluk Awur Akan Dipentaskan di TMII Jakarta, DKDJ Lakukan Ini

Dewan Kesenian Daerah Jepara (DKDJ) mengambil gambar pentas teater dengan lakon Legenda Teluk Awur untuk ditampilkan di TMII via online. (MURIANEWS/Budi Erje)

MURIANEWS, Jepara – Kabupaten Jepara akan kembali mengisi pementasan seni di arena Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Pementasan ini merupakan program tahunan yang akan digelar di Anjungan Jawa Tengah, yang berada di TMII Jakarta. Untuk 2021 ini, Dewan Kesenian Daerah Jepara (DKDJ) menyiapkan sebuah pentas teater dengan lakon Legenda Teluk Awur untuk event ini.

Ketua DKDJ,  Kustam Eka Jalu menyatakan, proses penyiapan pementasan teater di anjungan Jawa Tengah  TMII Jakarta ini, merupakan awal kerja dalam kepengurusannya. Karena itu pihaknya mendorong dilakukan  persiapan yang baik dan optimal, dalam event ini.

”Kami juga berharap dari pentas-pentas kebudayaan dan kesenian khas Jepara, masyarakat dari berbagai elemen dan generasi bisa mencintai serta melestarikannya,” katanya, Kamis (18/3/2021).

Saat ini, DKDJ juga melakukan sejumlah kegiatan persiapan pementasan. Selain pentas lakon Teluk Awur yang saat ini tengah disiapkan, juga ada lakon Ratu Kalinyamat yang juga disiapkan. Untuk lakon Ratu Kalinyamat, melibatkan  seniman dari wilayah Jepara Utara Rencananya lako ini akan dipentaskan secara daring saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Jepara, pada April mendatang.

”Untuk lakon Legenda Teluk Awur, merupakan pentas teater dari seniman-seniman se Jepara. Nantinya akan dipentaskan secara daring dalam Pentas Duta Seni di Anjungan Jawa Tengah di TMII Jakarta. Saat ini kami tengah melakukan persiapan agar bisa optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini pentas teater dengan lakon Legenda Teluk Awur dimulai dengan proses pengambilan gambar di kawasan Pantai Bandengan, Jepara, Kamis (18/3/2021). Setelah itu proses editing, rekaman akan dikirim ke Jakarta, untuk dipentaskan secara daring dari Anjungan Jawa Tengah, di TMII Jakarta, pada 28 Maret 2021 mendatang.

Rhobi Shani, sang sutradara menyebut ada 55 aktor dan pemain musik yang terlibat dalam pementasan ini. Sedangkan untuk naskah pementasan ditangani oleh Eko Bowo, salah satu seniman teater Jepara.

Pelaksanaan pengambilan gambar sudah mulai dilakukan di kawasan Pantai Bandengan Jepara, pada Kamis (18/3/2021). Pementasan ini merupakan ikhtiar para seniman dan pemerintah Jepara untuk bisa mengenalkan khazanah yang dimiliki Jepara, ke forum kesenian nasional.

Lakon yang dipentaskan ini sendiri, menurutnya merupakan diadaptasi dari legenda masyarakat di Desa Teluk Awur. Ceritanya berkisah seorang  raja bernama bernama Jaka Wangsa yang menjadi penguasa buruk di wilayah Kartawangsa. Sebagai raja, Jaka Wangsa memiliki tabiat buruk, suka merampas harta benda dan bahkan istri rakyatnya sendiri.

“Cerita ini merupakan salah satu legenda yang sangat dikenal di kalangan masyarakat Jepara khususnya masyarakat di Desa Teluk Awur. Intinya berkisah tentang keburukan yang akan dikalahkan oleh kebaikan,” ujar Rhobi dalam kesempatan yang sama.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...