Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Unik! Pohon Kelapa di Jepara Bercabang Sembilan, Bibit Sempat Dijual Orang Belasan Juta

Pohon kepala bercabang milik Nanang Aris Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara. (MURISNEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jepara – Pohon kelapa bercabang, adalah sesuatu yang langka terjadi. Apalagi kalau cabangnya lebih dari sembilan cabang. Tentunya hal ini menjadi sebuah fenomena langka yang jarang terjadi.

Di Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Jepara, fenomena langka ini bisa ditemui di halaman rumah Nanang Aris (35), warga Desa Bondo, Jepara. Pohon kelapa tinggalan orang tuanya, selalu tumbuh dengan batang baru. Sejak turun temurun, keluarganya selalu meninggalkan batang pohon kelapa bercabang.

Nanang Aris menyatakan, sejak zaman kakek buyutnya, atau puluhan tahun lalu, keluargannya sudah memiliki jenis kelapa bercabang ini. Bahkan cabang pohon kelapa yang bercabang ini selalu tumbuh tunas baru yang akhirnya juga tumbuh bercabang. Hal ini terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Dari cerita keluargannya, pada kesempatan pertama kakek buyutnya memiliki pohon kelapa dengan cabang sebanyak 17 buah. Pohon kelapa bercabang milik keluarganya ini sudah tidak ada lagi. Pada saat itu, sekitar tahun 1980-an keluarganya bahkan mengikutkan pohon kelapa bercabang ini dalam kontes pohon kelapa di arena Jambore Nasional Pramuka.

“Dari benih buah kelapa ini, keluarga kami menanam lagi dan kembali tumbuh dengan banyak cabang lagi. Bahkan untuk pohon generasi kedua ini cabangnya sampai mencapai 21 cabang. Tapi pohon kelapa bercabang yang generasi kedua ini juga sudah mati,” ujar Nanang Aris, Kamis (18/3/2021).

Potensi pohon kelapa yang dimiliki Nanang memang unik dan bisa dikatakan langka. Meski demikian sampai saat ini dirinya belum pernah memanfaatkannya untuk kepentingan bermotif ekonomi. Terakhir, dari keturunan pohon kelapa itu, dirinya masih memiliki pohon kelapa bercabang yang merupakan turunan dari bibit pohon kelapa bercabang sebelumnya.

Pohon kelapa bercabang miliknya, saat ini memiliki cabang sembilan batang. Sejauh ini juga masih terus berbuah. Selama ini banyak orang yang mencari untuk digunakan keperluan obat. Sesuai pesan leluhurnya, dirinya tidak boleh menolak memberikan buah kelapa dari pohon ini, jika ada orang yang meminta. Harus diberikan untuk menolong orang yang membutuhkan buah kelapa ini.

“Ada yang bilang bibitnya jika dijual bisa sampai belasan juta rupiah. Namun, selama ini keluarga kami tidak pernah terbesit untuk membuat pembibitan dari pohon kelapa bercabang ini untuk kepentingan ekonomi. Karena sering diminta orang, kebanyakan buah kelapanya masih muda selalu dipetik. Sehingga, jarang sampai buah jatuh dalam keadaan tua atau siap dibibitkan,” tambahnya.

Namun, untuk kepentingan meneruskan keberadaan pohon kelapa bercabang ini, dirinya mengaku sudah menyimpan tiga buah kelapa yang sudah tua untuk ditanam. Sehingga, nantinya masih ada keturunan dari pohon yang diwariskan oleh leluhurnya.

Kabid Tanaman dan Holtikultura di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara Dian Satriadi mengaku baru mengetahui informasi ini, saat dikonfirmasi media. Keberadaan pohon kelapa bercabang ini tentunya memang menarik untuk ditelaah lebih jauh.

Pihaknya akan mengirimkan tim untuk bisa melakukan identifikasi ke lokasi. Jika memang bisa diamankan sebagai salah satu varietas unggalan, pihaknya akan menindaklanjuti dengan langkah lanjutan. Misalnya saja, jika memungkinkan akan didaftarkan dan dikembangkan untuk pengembangan.

 

Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...