Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Persediaan Darah di PMI Grobogan Kurang dari 100 Kantong, AB Paling Sedikit

Selama Ramadan, PMI Grobogan membuka layanan donor darah malam hari di Alun-alun Purwodadi. (MURIANEWS.com/ Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Persediaan darah yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI) Grobogan saat ini cukup minim. Di mana, persediaan darah pada pagi tadi kurang dari 100 kolf atau kantong. Tepatnya masih ada 92 kantong.

Kasi Pelayanan PMI Grobogan Gesit Kristyawan mengungkapkan, stok yang ada ini terdiri dari darah golongan A sebanyak 25 kolf, golongan B ada 37 kolf, golongan O ada 27 kolf dan golongan AB masih 3 kolf.

“Stok golongan AB memang paling sedikit. Saat ini masih ada tiga kantong saja. Stok darah ini bisa berubah datanya karena hari ini masih banyak pendonor yang menyumbangkan darahnya,” jelasnya, Kamis (18/3/2021).

Menurut Gesit, selama pandemi, termasuk saat adanya kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), persediaan darah yang dimiliki masih cukup terjaga. Artinya, meski jumlahnya tidak siginifikan dibandingkan sebelum pandemi, tetapi persediaan yang dimiliki tiap hari dinilai selalu mencukupi kebutuhan.

“Selama masa pandemi ini, masih banyak pendonor rutin yang tetap menyumbangkan darahnya. Dengan adanya pendonor rutin inilah persediaan darah bisa tetap terjaga,” sambungnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan upaya jemput bola terhadap pendonor yang mau menyumbangkan darahnya.

Seperti di desa-desa, instansi, hingga organisasi kemasyarakatan. Meski demikian, kegiatan keliling untuk menjemput pendonor saat pandemi ini sedikit dikurangi sebagai upaya membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19. “Jadwal hari ini tadi juga ada kegiatan donor di beberapa lokasi,” katanya.

Sedangkan untuk pelayanan di unit donor darah PMI Grobogan masih berjalan seperti biasa. Meski demikian, dalam pelaksanaannya, pihaknya sangat memperhatikan protokol kesehatan.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...