Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sebulan Jelang Ramadan Pasar Kliwon Kudus Dipadati Tengkulak dari Berbagai Daerah

Pembeli memilih busana muslim di salah satu kios Pasar Kliwon Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Sebulan menjelang Ramadan, Pasar Kliwon mulai dipadati para tengkulak. Kondisi ini semakin ramai ketika akhir pekan seperti Sabtu dan Minggu.

Koordinator Pasar Kliwon Sugito membenarkan hal ini. Menurut dia para tengkulak dari beberapa eks-Karesidenan Pati maupun luar Jawa seperti Kalimantan dan NTB sudah mulai kulakan ke Pasar Kliwon.

“Sudah mulai banyak tengkulak. Semakin ramai kalau Sabtu Minggu. Ada yang dari ek-Karesidenan Pati, Ada juga yang sampai luar Jawa seperti Kalimantan, NTB, dan Bali,” katanya, Rabu (17/3/2021).

Lebih lanjut, menurutnya barang yang paling banyak dicari yakni berupa konveksi untuk anak-anak hingga dewasa. Sugito mengatakan kondisi ini akan terus berlanjut pada puncaknya dua pekan menjelang Lebaran.

“Biasanya memang sudah ramai menjelang Ramadan. Bukan karena harganya masih murah. Kalau harga sampai mau Lebaran juga stabil. Mereka biasanya pilih lebih awal karena masih banyak pilihan barangnya,” terangnya.

Beberapa tengkulak biasanya membeli grosir maupun eceran. Mereka memilih Pasar Kliwon karena harga yang ditawarkan lebih murah. Sehingga bisa dijual kembali dengan keuntungan yang lumayan.

“Pasar Kliwon ini merupakan jujukan bagi pedagang luar Kudus. Mereka pasti nyarinya ke sini karena harganya mede. Di Pasar Kliwon untuk konveksi ada di blok D dan A2,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang busana muslim yang berjualan di Pasar Kliwon, Yunus Maulana mengatakan penjualan busana muslim di kiosnya mengalami peningkatan. Hal itu dialaminya sejak dua pekan lalu.

“Sudah ramai dan ada yang beli busana muslim, sarung, dan mukena. Mukena paling banyak dicari. Pembelinya dari eks-Karesidenan Pati dan luar Jawa. Ada yang grosir ada yang eceran juga,” katanya, Rabu (17/3/2021).

Dia menambahkan, untuk harga busana muslim yang dijualnya masih stabil. Sebab, tidak mungkin untuk menaikkan harga mengingat saat ini masih pandemi.

Menurutnya peminat diprediksi akan terus meningkat mendekati Ramadan dan menjelang Lebaran. Terlebih saat ini menurut dia sedang musim khitan.

“Biasanya akan terus ada peminat. Saat ini saja untuk luar Jawa seperti Kalimantan ada terus. Memang untuk luar Jawa paling banyak dari Kalimantan,” pungkasnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...