Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pasien Menurun, RSUD Kudus Bakal Tutup Satu Ruang Isolasi Covid-19

Ketua DPRD Kudus Masan keluar dari ruang isolasi anggrek RSUD Kudus beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus kembali berencana untuk menutup satu ruang isolasinya. Hal tersebut dilakukan, menyusul mulai menurunnya pasien aktif yang dirawat di rumah sakit daerah tersebut.

Satu ruangan yang akan ditutup adalah ruang anggrek. Ruang tersebut, digunakan untuk merawat pasien VIP Covid-19.

Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Aziz Achyar mengatakan, penutupan akan dilakukan sekitar pekan depan. Karena saat ini, masih tersisa tiga pasien di ruang tersebut.

“Jadi setelah pasien sembuh, kami akan langsung melakukan sterilisasi dan bisa segera digunakan untuk pasien noncovid-19,” ucap Aziz, Rabu (17/3/2021).

Sementara sampai saat ini sendiri, pihak RSUD Loekmono Hadi masih merawat sekitar 20 pasien. Jumlah tersebut, tersebar di ruang perawatan ICU, Ruang Anggrek, dan Ruang Dahlia.

Aziz menambahkan, untuk ke depannya, perawatan pasien Covid-19 akan difokuskan di Ruang Dahlia saja. Dengan kapasitas sebanyak 48 tempat tidur. Ruangan tersebut juga memiliki 10 tempat tidur ICU.

“Sehingga total 58 tempat tidur, sebelumnya kami menyediakan setidaknya 134 tempat tidur” jelas dia.

Selain jumlah pasien yang terus berkurang, pemeriksaan spesimen swab di RSUD sendiri kini sudah mulai berkurang. Aziz, bahkan mengatakan jika per harinya kini hanya di bawah angka seratus.

“Sementara sebelumnya ratusan lebih,” jelas dia.
Hal yang sama juga dilakukan di RS Mardi Rahayu Kudus. Direktur Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus Pujianto penanganan pasien corona di RS tersebut kini dipusatkan di satu ruang perawatan yakni Ruang Kana. Kondisi tersebut dikarenakan jumlah pasien suspek maupun positif corona yang ditawar sudah menurun.

“Dulu kami menyiapakan dua ruang, yakni Betesda kapasitasnya 40 tempat tidur dan Kana dengan kapasitas 46, tapi sekarang kami pusatkan di Kana karena pasiennya sudah turun,” kata Puji

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...